Nashville SC Hadapi Los Angeles FC di Major League Soccer
Nashville SC menjamu Los Angeles FC dalam pertandingan lanjutan reguler Major League Soccer di Stadion GEODIS Park pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 20.00 EDT demi mempertahankan posisi puncak klasemen Wilayah Timur.
Pertandingan ini mempertemukan tim tuan rumah yang belum terkalahkan di kandang sepanjang musim dengan tim tamu yang tengah mengincar kebangkitan setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Dilansir dari sports.yahoo.com, Nashville SC mengoleksi 27 poin dari 12 pertandingan melalui catatan delapan kemenangan, satu kekalahan, dan tiga hasil imbang.
Klub asal Tennessee tersebut juga menjaga rekor tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir di liga. Ketangguhan lini pertahanan menjadi kunci keberhasilan skuad asuhan BJ Callaghan setelah baru kebobolan delapan gol dari 12 laga, sebuah catatan terbaik di liga bersama Seattle Sounders setelah menang 3-0 atas New England Revolution lewat dua gol Bryan Acosta.
Di sisi lain, Los Angeles FC melawat dalam kondisi kelelahan fisik dan mental akibat jadwal padat serta perjalanan jauh setelah tersingkir di semifinal Piala Champions CONCACAF oleh Toluca. Penurunan performa di kompetisi kontinental membuat klub berjuluk LAFC tersebut merosot ke peringkat ketujuh Wilayah Barat dengan enam kemenangan, empat kekalahan, dan tiga hasil imbang.
Berdasarkan data dari dailynews.com, produktivitas gol tim asuhan Marc Dos Santos menurun drastis dengan persentase akurasi tembakan merosot hingga 33,3 persen, menempatkan mereka sebagai tim ketiga terburuk dalam akurasi tembakan di MLS musim ini. Kemunduran lini serang terlihat dari Denis Bouanga yang baru mengoleksi lima gol, sedangkan bintang Korea Selatan, Son Heung-min, belum mencetak gol lagi di liga domestik sepanjang 2026 meski memimpin MLS dengan delapan asis.
Penurunan performa ini diakui terjadi setelah LAFC takluk 2-1 dari St. Louis City pada hari Rabu, walaupun sempat mendapatkan gol cepat dari pemain pengganti David Martinez dalam waktu dua menit 28 detik setelah masuk lapangan.
"Sometimes there are moments that are just difficult for a team and don’t go your way," kata Marc Dos Santos, Pelatih Kepala Los Angeles FC.
Pelatih kepala tersebut tetap memberikan apresiasi terhadap daya juang pasukannya di ruang ganti setelah pertandingan terakhir.
"Right now we’re in a moment like that. I told them in the locker room, I know everybody is disappointed, but how you went about the game, how you answered in the game, how you pushed the game, how you looked for the goal all the time, there are a lot of things to build on." kata Marc Dos Santos, Pelatih Kepala Los Angeles FC.
Mantan asisten pelatih tersebut menilai bahwa kebangkitan timnya dapat dicapai dengan fokus membenahi aspek-aspek minor saat bertanding.
"What needs to change is doing the little things right," jelas Marc Dos Santos, Pelatih Kepala Los Angeles FC.
Dos Santos menginginkan anak asuhnya kembali tampil percaya diri melalui skema permainan yang telah direncanakan demi mengembalikan ketajaman tim.
"Regaining confidence "with the way we keep the ball, the way we get in the opponent’s half, the way we originate and create chances," said Dos Santos, "these are important things for us."" kata Marc Dos Santos, Pelatih Kepala Los Angeles FC.
Sementara itu, penjaga gawang Nashville SC Brian Schwake mengaku tidak menyiapkan strategi khusus untuk mengawal para penyerang bintang tim tamu seperti Son Heung-min dan Denis Bouanga.
"No, I don't think so. I think every team has dangerous guys." ujar Brian Schwake, Penjaga Gawang Nashville SC.
Schwake mengungkapkan bahwa seluruh penggawa tim mendapatkan bahan analisis taktik yang serupa dari jajaran kepelatihan untuk setiap pemain lawan yang dihadapi.
"Obviously, every player is different, but the analysis and stuff that all the guys do, and the coaches give us on each player is kind of similar." kata Brian Schwake, Penjaga Gawang Nashville SC.
Pemain lini pertahanan tersebut menambahkan bahwa fokus utama timnya adalah meredam kelebihan serta memanfaatkan titik lemah lawan agar bisa mengamankan kemenangan dengan lebih mudah.
"We know strengths and weaknesses and what maybe we can try to do. You can't defend everyone perfectly all the time, but we think, 'what can we do to make our lives as easy as possible?'" kata Brian Schwake, Penjaga Gawang Nashville SC.
Bagi sang kiper, persiapan menghadapi rangkaian pertandingan ke depan termasuk menjelang jeda internasional dan Piala Dunia akan tetap berjalan normal seperti pekan-pekan sebelumnya.
"I think that's going to be the same as it was the week before and the week before that." tutur Brian Schwake, Penjaga Gawang Nashville SC.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Maret 2024 saat LAFC menang telak 5-0 di kandang. Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui MLS Season Pass di Apple TV, serta jaringan SPOTV dan Coupang Play untuk wilayah Korea Selatan. Setelah laga ini usai, Los Angeles FC dijadwalkan menjamu Seattle Sounders di BMO Stadium, sementara Nashville SC akan menghadapi New York City FC.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow