Nato Siap Bela Rumania Usai Drone Rusia Hantam Apartemen
Aliansi Nato menyatakan kesiapan penuh untuk mempertahankan seluruh wilayah anggotanya setelah sebuah pesawat tanpa awak milik Rusia menghantam gedung apartemen di Rumania pada Jumat, 29 Mei 2026. Insiden yang terjadi di kota Galați saat serangan semalam ke wilayah Ukraina tersebut menyebabkan dua orang terluka.
Hantaman drone terdeteksi oleh radar militer Rumania sebelum jatuh di atap bangunan, memicu kebakaran besar, dan memaksa evakuasi warga. Menanggapi situasi darurat ini, pemerintah Rumania segera mengerahkan dua jet tempur F-16 dan satu helikopter militer ke lokasi kejadian.
Sekretaris Jenderal Nato langsung memberikan pernyataan tegas setelah melakukan komunikasi via telepon dengan Presiden Rumania Nicușor Dan terkait eskalasi keamanan di wilayah perbatasan tersebut.
"Russia’s reckless behaviour is a danger to us all," tulis Rutte melalui media sosial.
Pihak aliansi memastikan tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk ancaman yang mengarah kepada negara anggota di kawasan Eropa Timur.
"I affirmed that Nato stands ready to defend every inch of allied territory," kata Rutte.
Presiden Rumania Nicușor Dan langsung menggelar rapat darurat dewan pertahanan nasional dan menginstruksikan kementerian luar negeri untuk memanggil duta besar Rusia guna menyiapkan langkah diplomatik yang proporsional.
Menteri Luar Negeri Rumania Oana Țoiu menyampaikan kecaman keras melalui platform X mengenai dampak dari tindakan tidak bertanggung jawab tersebut bagi hubungan bilateral kedua negara.
"We will officially communicate the consequences that this lack of responsibility on the part of the Russian Federation will have for the diplomatic relations between our countries, as well as the next steps at the European level regarding sanctions packages," tulis Țoiu.
Kecaman terhadap tindakan Rusia juga datang dari dunia internasional melalui pernyataan resmi Menteri Luar Negeri Prancis kepada lembaga penyiaran France Inter.
"I want to condemn this irresponsible act by Russia," ujar Jean-Noël Barrot.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen ikut memberikan tanggapan keras dengan menyebut bahwa perang agresif ini telah melanggar batas baru yang tidak dapat ditoleransi.
"We stand in full solidarity with Romania and its people," tulis Ursula von der Leyen di media sosial.
Pihak Uni Eropa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pertahanan di perbatasan timur sekaligus meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Moskow.
"As we continue strengthening our security and deterrence, especially on our Eastern border, we will keep increasing the pressure on Russia," kata Ursula von der Leyen.
Menteri Luar Negeri Ukraina menyatakan bahwa insiden masuknya drone Rusia ke ruang udara Rumania menjadi bukti nyata ancaman konkrit bagi keamanan seluruh kawasan Laut Hitam dan Eropa.
"The recent incursion of a Russian drone into the Romanian airspace and its explosion … proved once again that Russian aggression poses a real threat to the Black Sea region and the entire Europe," tulis Andrii Sybiha dalam unggahannya.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan laporan dalam sidang Dewan Keamanan bahwa jumlah korban sipil yang tewas di Ukraina selama empat bulan pertama tahun ini melampaui data pada periode yang sama di tahun 2023, 2024, maupun 2025.
"a full and unconditional ceasefire," desak António Guterres yang meminta penghentian serangan segera demi mencegah konsekuensi yang tidak terduga.
Saat ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dilaporkan tengah mendesak Amerika Serikat untuk menambah pasokan rudal pertahanan udara Patriot guna membendung gempuran rudal balistik Rusia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow