Norwegia Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026
Tim nasional Norwegia menyingkirkan Brasil dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah memetik kemenangan 2-1 di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu waktu setempat. Dua gol penyerang Erling Haaland memastikan langkah tim Skandinavia tersebut ke babak perempat final sekaligus memperpanjang rekor tidak pernah menang Selecao atas Norwegia menjadi lima laga sepanjang sejarah.
Dilansir dari AS dan Gazzetta, Norwegia mendominasi penguasaan bola hingga 66,5 persen dan melepaskan sembilan tembakan sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Brasil yang mencatatkan 33,5 persen penguasaan bola sebenarnya melepaskan 14 tembakan, termasuk peluang emas dari titik putih pada babak pertama.
Pertandingan baru berjalan 13 menit ketika Brasil mendapatkan penalti setelah Matheus Cunha dilanggar oleh bek Norwegia, Andreas Hanche-Olsen. Namun, eksekusi penalti dari Bruno Guimaraes berhasil ditepis oleh penjaga gawang Norwegia, Orjan Nyland, yang tampil gemilang sepanjang laga dengan mementahkan sejumlah peluang emas dari Vinicius Jr. dan Gabriel Martinelli.
Kebuntuan pecah pada babak kedua ketika Erling Haaland mencetak gol pembuka pada menit ke-79 lewat sundulan terarah memanfaatkan umpan silang Andreas Schjelderup. Menjelang akhir waktu normal, striker Manchester City tersebut kembali membobol gawang Alisson Becker melalui tendangan rasta dari luar kotak penalti pada menit ke-90.
Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Neymar pada masa injury time babak kedua setelah Casemiro dilanggar di area terlarang. Pertandingan sempat memanas akibat provokasi yang dilakukan Neymar kepada kiper Orjan Nyland sebelum dan sesudah eksekusi penalti tersebut, yang menghasilkan kartu kuning bagi sang penyerang.
Kekalahan ini juga menjadi akhir dari perjalanan internasional Neymar bersama tim nasional Brasil, di mana pemain berusia 34 tahun tersebut tampak menangis di lapangan setelah peluit panjang berbunyi.
"Uklęknął i modlił się, po czym wybuchnął płaczem" tulis laporan Interia Sport menggambarkan reaksi emosional sang pemain di lapangan.
Setelah pertandingan, penyerang Al-Hilal tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak akan tampil lagi di ajang Piala Dunia mendatang.
"Próbowałem, próbowałem. Teraz to już koniec" kata Neymar seperti dikutip dari globo.com.
Mantan pemain dan komentator Sportv, Paulo Nunes, melayangkan kritik tajam kepada Vinicius Jr. karena tidak mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor penalti pertama yang akhirnya gagal dikonversi oleh Bruno Guimaraes.
"Se tem um pênalti na Inglaterra é o Harry Kane. Ele é o jogador da Seleção Brasileira, é o craque atual" kritik Paulo Nunes dalam program Seleção Sportv.
Pernyataan tersebut didukung oleh mantan pesepak bola Brasil lainnya yang menilai pemain bintang seharusnya menjadi penentu di momen krusial.
"Geralmente, o craque assume a responsabilidade" cetus Felipe Melo.
Kekalahan ini menjadi pencapaian terburuk Brasil di Piala Dunia sejak edisi 1966 dalam hal tahapan eliminasi. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) langsung merilis pernyataan resmi pascapertandingan untuk meredam kekecewaan publik.
"Nasura história cheia de grandes conquistas, mas também de momentos que fortalecem a nossa jornada. Hoje nos despedimos da Copa do Mundo certos de que voltaremos ainda mais fortes. Obrigado aos nossos torcedores" tulis CBF melalui akun media sosial resmi mereka.
Dengan hasil ini, Norwegia melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi pemenang antara laga Meksiko melawan Inggris. Pertandingan babak delapan besar tersebut dijadwalkan berlangsung di Miami pada Sabtu mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow