Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Dunia Tinju di Mesir
Juara dunia tinju kelas berat terpadu Oleksandr Usyk mengalahkan petarung debutan Rico Verhoeven lewat kemenangan technical knockout ronde ke-11 dalam laga perebutan sabuk juara di Giza, Mesir, pada Sabtu, 24 Mei 2026.
Pertarungan tersebut merupakan upaya mempertahankan sabuk WBC milik Usyk sekaligus dihitung sebagai pembelaan sabuk super WBA, meskipun Verhoeven tidak memenuhi syarat untuk memenangkan versi gelar WBA tersebut. Dilansir dari bbc.com dan espn.com, federasi IBF memberikan izin untuk kontes ini namun tidak menyetujui keterlibatan sabuk juara mereka.
Laga berjalan sengit karena Verhoeven yang merupakan legenda kickboxing tampil agresif dan sempat mengejutkan Usyk dalam sepuluh ronde pertama. Sebuah pukulan uppercut kiri yang tajam dari petinju asal Ukraina itu akhirnya menjatuhkan Verhoeven ke kanvas pada akhir ronde ke-11.
Wasit langsung menghentikan pertandingan saat ronde ke-11 tersisa satu detik setelah Usyk melepaskan rentetan pukulan lanjutan, meskipun Verhoeven mampu bangkit sebelum hitungan selesai. Keputusan itu memicu perdebatan karena kartu skor dari ketiga hakim saat laga dihentikan menunjukkan hasil imbang 95-95, 95-95, dan 96-94 untuk keunggulan Verhoeven.
Hasil ini memperpanjang rekor tidak terkalahkan petinju berusia 39 tahun tersebut menjadi 25-0 dengan 16 kemenangan KO. Pertandingan di Mesir ini juga menjadi penampilan perdana Usyk sejak terakhir kali naik ring melawan Daniel Dubois pada Juli 2025.
"This fight was hard. It was a good fight," ujar Oleksandr Usyk, Juara Tinju Kelas Berat.
Di sisi lain, kekalahan ini harus diterima oleh Verhoeven yang berusia 37 tahun dalam momen kembalinya ke ring tinju profesional sejak laga perdana pada April 2014. Pertandingan tersebut turut disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh terkenal seperti Saul 'Canelo' Alvarez, Terence Crawford, Gennady Golovkin, Anthony Joshua, dan aktor Jason Statham.
"I wanted the referee to let me go out on my shield or let me go in the 12th. I felt we were pretty even on the scorecards," kata Rico Verhoeven, Petinju Penantang.
Verhoeven melayangkan kritik terhadap keputusan wasit yang dianggap terlalu cepat dalam menghentikan jalannya pertarungan. Kendati demikian, petinju penantang ini tetap mengekspresikan rasa bangganya terhadap performa yang telah ia tampilkan di hadapan para penonton.
"I am super proud of my performance, and hopefully the boxing world embraces me as a boxer. I am amazingly happy to be here," ucap Rico Verhoeven, Petinju Penantang.
Tepat setelah pertandingan usai, penantang wajib WBC Agit Kabayel langsung melangkah naik ke atas ring. Kabayel melayangkan tantangan secara terbuka kepada sang juara bertahan agar bersedia melakoni pertarungan berikutnya di hadapan publik Jerman.
"I have waited so long for this fight. I am ready and I think Germany is ready for the fight. Let's do it in a German stadium. I think all the fans want it," tutur Agit Kabayel, Penantang Wajib WBC.
Sebelum menghadapi Verhoeven, Usyk sempat memberikan isyarat bahwa dirinya hanya akan melakukan dua pertarungan lagi sebelum pensiun. Sang juara bertahan langsung memberikan respons positif terhadap tantangan terbuka yang disampaikan oleh Kabayel.
"Let's do it, no problem. I am ready, brother," balas Oleksandr Usyk, Juara Tinju Kelas Berat.
Pertandingan berikutnya bagi pemegang sabuk juara dunia kelas berat terpadu ini sekarang berpotensi besar untuk diselenggarakan di sebuah stadion di Jerman sesuai dengan keinginan para penggemar tinju.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow