Martin ONeill Pertahankan Engels dan Johnston Jelang Kualifikasi Liga Champions
Manajer Celtic Martin O'Neill mengarahkan fokusnya untuk mempertahankan dua pemain kunci, Arne Engels dan Alistair Johnston, demi memperkuat tim dalam babak kualifikasi Liga Champions melawan juara Austria, LASK, pada pertengahan Agustus 2026.
Harapan tersebut disampaikan O'Neill menyusul rumor transfer yang menerpa kedua pemain setelah Celtic membuka kompetisi domestik dengan kemenangan 1-0 atas Dundee melalui gol tunggal Benjamin Nygren. Meskipun berhasil memetik tiga poin, spekulasi kepindahan Engels dan Johnston terus membayangi persiapan tim jelang laga krusial tingkat Eropa.
O'Neill mengungkapkan keinginan pribadinya untuk tetap menyertakan kedua pilar tersebut dalam skema permainan tim sebelum bursa transfer ditutup.
"Idealnya, itu akan sangat luar biasa, itu akan sangat bagus," kata Manajer Celtic Martin O'Neill.
Ia menyadari keputusan akhir tidak sepenuhnya berada di tangannya karena bergantung pada pergerakan klub peminat serta dinamika bursa transfer.
"Kami tidak tahu apakah klub lain ingin melanjutkannya, jika memang demikian halnya," ujar Martin O'Neill.
Menurutnya, setiap klub yang memulai kompetisi liga tentu menginginkan amunisi baru bergabung secepat mungkin.
"Namun secara ideal, itu akan sangat bagus. Saya pikir itu adalah salah satu hal yang pasti akan kami pertimbangkan," tutur Martin O'Neill.
Ia juga menegaskan pentingnya mempertimbangkan sudut pandang pemain dan klub yang berminat sebelum mengambil keputusan final.
"Saya sungguh tidak bisa mengatakan secara pasti, Anda harus mempertimbangkan pemikiran para pemain dan mungkin klub lain, tetapi secara keseluruhan bagi saya secara pribadi itu akan sangat bagus," kata Martin O'Neill.
Keinginan O'Neill sejalan dengan komitmen yang ditunjukkan oleh Engels dan Johnston untuk tetap membela Celtic di panggung Eropa selama proses transfer belum selesai.
"Alistair dan Arne keduanya mengatakan kepada saya bahwa mereka ingin bermain dalam pertandingan tersebut jika situasi belum berkembang. Dan saya pikir mereka tampil baik," ucap Martin O'Neill.
Karakter mental yang kuat dari para pemain dinilai menjadi modal penting saat harus tampil di tengah tingginya ketidakpastian transfer.
"Alistair memiliki mentalitas yang sangat kuat," ujar Martin O'Neill.
Meski demikian, pihak manajemen tetap mewaspadai dampak psikologis maupun fisik dari rumor transfer terhadap performa tim di lapangan.
"Tetapi Anda tentu khawatir tentang spekulasi transfer di latar belakang dan bagaimana Anda mungkin mempertimbangkan pertandingan secara psikologis maupun fisik," tutur Martin O'Neill.
Terkait perkembangan kepindahan para pemainnya, O'Neill mengaku belum menerima kabar terbaru.
"Namun saya pikir mereka tampil baik. Saya tidak dapat memberi Anda pembaruan tentang kemajuan apa pun dari beberapa hari lalu karena saya tidak mengetahuinya," kata Martin O'Neill.
Di sisi lain, Celtic terus bergerak aktif menambah kedalaman skuad dengan merampungkan perekrutan penyerang Kolombia Camilo Duran seharga 5,5 juta poundsterling dan penyerang Denmark Kasper Hogh senilai 11 juta poundsterling.
"Ya, saya berharap kami akan mendatangkan beberapa pemain. Itulah tujuannya. Kami memiliki dua pemain baru dan mereka pemain yang bagus untuk kami, tetapi kami berusaha untuk mendatangkan lebih banyak lagi," ucap Martin O'Neill.
Sementara itu, Manajer Dundee Steven Pressley memberikan apresiasi atas performa gigih anak asuhnya yang mampu memberikan perlawanan ketat meski harus menelan kekalahan tipis.
"Saya meminta beberapa hal dari para pemain kami," kata Manajer Dundee Steven Pressley.
Pressley menilai para pemain Dundee berhasil menjalankan instruksi dengan menunjukkan keberanian dan kedisiplinan tinggi sepanjang pertandingan.
"Saya meminta mereka untuk berani dan saya pikir mereka sangat berani. Baik saat menguasai maupun tanpa bola, kami sangat agresif dalam menekan, tetapi saya juga pikir kami menunjukkan ketenangan yang baik dengan bola," ujar Steven Pressley.
Dundee dinilai tampil pantang menyerah meski menghadapi tekanan besar di markas lawan.
"Saya meminta penampilan yang penuh kerja keras dan semangat, dan saya pikir kami mendapatkan itu secara berlimpah," tutur Steven Pressley.
Walaupun Celtic mendapatkan sejumlah peluang emas, Pressley menganggap hal tersebut wajar saat bertanding di kandang lawan dan tetap bangga dengan proses transisi timnya.
"Kami memberikan penampilan yang luar biasa dari hal itu. Kami tahu kami harus beruntung beberapa kali, Celtic memiliki beberapa peluang besar. Namun itu normal datang ke sini dan saya pikir mengingat periode transisi yang kami alami dari tahun lalu, pemain yang hilang, serta integrasi pemain baru, saya sangat bangga dengan grup ini," kata Steven Pressley.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow