Pemerintah Berau Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla
Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya, dilansir dari Detik Travel. Operasi ini menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan milik Smart Cakrawala Aviation dengan registrasi PK-SNP.
Penerbangan perdana OMC dilakukan Senin (24/8) malam dari Bandara Kalimarau, Teluk Bayur, dengan durasi 99 menit. Pesawat menabur garam murni (NaCl) seberat satu ton di area Berau sebelum mendarat kembali pukul 22.25 WITA.
Bahan semai berupa garam dikemas dalam 50 karung, masing-masing 20 kilogram. Tim operasi terdiri dari pilot, co-pilot, dua flight scientist, dan dua penabur garam.
"Kami memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan OMC, termasuk memperkuat koordinasi dengan tim BNPB dan pihak terkait," ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.
Sri menambahkan operasi ini sebagai upaya pencegahan karhutla, terutama menghadapi cuaca panas dan kekeringan yang meningkatkan risiko kebakaran. Upaya mitigasi lain di darat, seperti edukasi, pencegahan, dan penanganan, tetap berjalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau Masyhadi Muhdi menjelaskan OMC dijadwalkan berlangsung lima hari, dari Senin hingga Jumat. Rata-rata penerbangan penaburan garam dilakukan dua kali sehari.
"Penaburan garam harus memperhitungkan kondisi awan dan kecepatan angin secara cermat, karena proses semai hingga turun hujan membutuhkan waktu 2 menit hingga 2 jam," ujar Masyhadi.
Keberhasilan operasi tergantung pada jenis awan, arah dan kecepatan angin, serta kandungan uap air di sekitar lokasi penaburan. Awan Cumulonimbus atau awan matang dapat menghasilkan hujan lebih cepat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow