Isi Adu Mulut Nicolas Otamendi dan Rodri Usai Final Piala Dunia 2026 Terungkap
Tensi tinggi pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, terus berlanjut hingga setelah peluit panjang berbunyi.
Bek veteran Argentina, Nicolas Otamendi, tertangkap kamera terlibat adu mulut sengit dengan gelandang jangkar Spanyol, Rodri. Isi percakapan panas antara kedua pemain tersebut kini telah terungkap ke publik.
Laga final itu sendiri dimenangkan oleh Spanyol dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Kekalahan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi kubu Argentina.
Kronologi Keributan Pascapertandingan
Pertandingan berjalan keras hingga memicu ketegangan antarpemain. Setelah laga usai, keributan massal sempat pecah akibat aksi Leandro Paredes terhadap Eric Garcia dan Gavi yang berujung kartu merah langsung.
Di tengah euforia juara Spanyol, Rodri mencoba menghampiri Nicolas Otamendi untuk memberikan penghiburan. Namun, gesture empati tersebut direspons dengan amarah oleh bek veteran Albiceleste tersebut.
Berikut adalah rincian sanksi kartu yang keluar pada babak krusial pertandingan final berdasarkan jalannya laga:
| Menit Laga | Pemain | Tim | Jenis Pelanggaran / Sanksi |
|---|---|---|---|
| 93 | Enzo Fernandez | Argentina | Kartu Kuning Kedua (Kartu Merah) |
| Setelah Laga | Leandro Paredes | Argentina | Kartu Merah Langsung (Keributan) |
Nicolas Otamendi dilaporkan murka akibat psywar dan kritik dari skuad Spanyol sepanjang pekan menjelang laga final terkait kepemimpinan wasit yang dituduh menguntungkan Argentina.
Isi Percakapan Panas Otamendi dan Rodri
Adu argumen di lapangan hijau tersebut melibatkan kalimat-kalimat penuh emosi dari Nicolas Otamendi yang tidak menerima komentar dari kubu lawan sebelum pertandingan dimulai.
"Kamu tak seharusnya bicara sebelum pertandingan! Bicara lebih sedikit, kawan. Kamu dan Laporte menghabiskan sepanjang minggu hanya untuk mengeluh!" kata Otamendi, Senin (20/07/2026).
"Saya menghormatimu, kawan." kata Rodri, Senin (20/07/2026).
"Saya juga menghormatimu, tapi kamu tak seharusnya bicara sebelum laga. Kamu tahu itu, kan?" kata Otamendi, Senin (20/07/2026).
"Tapi apa yang pernah saya katakan?" kata Rodri, Senin (20/07/2026).
"Bagaimana dengan Laporte? Kamu tidak dengar apa yang dia katakan minggu ini? Kalian terus-menerus mengeluhkan wasit!" kata Otamendi, Senin (20/07/2026).
Pemicu Sindiran Aymeric Laporte
Meskipun Rodri tidak mengeluarkan pernyataan langsung yang menyerang kepemimpinan wasit, kemarahan Otamendi dipicu oleh pernyataan bek Spanyol lainnya, Aymeric Laporte, beberapa hari sebelum partai final.
Aymeric Laporte secara terbuka menyindir gaya main keras yang diterapkan oleh tim nasional Argentina serta meminta wasit bertindak lebih tegas di lapangan.
Berikut merupakan kutipan langsung pernyataan dari bek Spanyol sebelum laga final berlangsung:
"Memang benar dalam beberapa pertandingan terakhir kami melihat hal-hal yang mengejutkan, situasi provokasi yang dibiarkan begitu saja tanpa hukuman. Terutama dengan Argentina, tim yang suka 'meninggalkan pesan' lewat pelanggaran-pelanggaran keras mereka," ujar Laporte dalam wawancara sebelum partai final.
"Hal seperti itu seharusnya tidak dibiarkan dalam sepak bola, terutama di turnamen sebesar ini, karena bisa merusak fokus dan membuat Anda kehilangan kendali. Adalah tugas wasit untuk menjaga pertandingan tetap terkendali. Jika satu atau dua pemain dibiarkan melakukan apa yang mereka mau, pertandingan akan menjadi kacau," tambah Laporte.
Perselisihan verbal antara Nicolas Otamendi dan Rodri sempat viral di media sosial, namun situasi berhasil diredam oleh rekan setim sebelum berlanjut menjadi kontak fisik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow