Timnas Panama Hadapi Brasil di Stadion Maracaná Jelang Piala Dunia

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Panama menantang tim raksasa Brasil dalam pertandingan persahabatan di Stadion Maracaná, Río de Janeiro, pada Minggu, 31 Mei 2026, pukul 18.30 waktu setempat sebagai laga persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026.

Pertandingan melawan skuad asuhan Carlo Ancelotti ini menjadi laga pertama dari tiga pertandingan uji coba yang dijadwalkan bagi Panama sebelum mereka bertolak menuju Toronto, Kanada. Skuad berjuluk La Roja tersebut dijadwalkan melakoni debut Piala Dunia 2026 pada 17 Juni mendatang melawan Ghana di Grup L.

Sebanyak 27 pemain Panama telah menyelesaikan sesi latihan terakhir mereka di fasilitas klub Vasco de Gama, Pusat Latihan Moacyr Barbosa. Pelatih Panama melakukan pemanggilan menit-menit terakhir kepada penjaga gawang John Gunn yang sudah bergabung dengan tim, sementara Víctor Griffith berpotensi masuk dalam kesebelasan utama akibat absennya Aníbal Godoy dan Adalberto Carrasquilla.

Perkiraan susunan pemain Panama yang akan diturunkan meliputi Orlando Mosquera, José Córdoba, Fidel Escobar, Edgardo Fariña, Eric Davis, Michael Amir Murillo, Víctor Griffith, Cristian Martínez, Yoel Bárcenas, José Luis Rodríguez, dan José Fajardo.

Kapten Timnas Panama, Eric Davis, menyatakan bahwa pertandingan ini sangat krusial bagi timnya untuk mengukur kemampuan sebelum berkompetisi di turnamen sepak bola terbesar sejagat tersebut.

"Estos partidos son importantes para nosotros porque sabemos lo que nos vamos a afrontar en el Mundial", kata Eric Davis, bek asal klub CD Plaza Amador.

Pemain bertahan berusia 35 tahun yang pernah merumput di Brasil bersama klub Vila Nova FC ini menambahkan bahwa seluruh elemen tim berkonsentrasi penuh untuk menyajikan performa maksimal melawan juara dunia lima kali tersebut.

"Sabemos que Brasil tiene jugadores de primer nivel, pero nosotros la verdad es que estamos enfocados en lo nuestro, preparándonos para este gran amistoso que vamos a jugar contra una selección, el pentacampeón del mundo. Y nosotros estamos enfocados en tratar de hacer un buen partido, porque sabemos que va a ser de alta exigencia", tutur Eric Davis.

Davis juga mengenang kembali pengalamannya yang pernah menahan imbang Brasil 1-1 dalam pertandingan terdahulu di Porto.

"Es una motivación extra para nosotros jugar en el Maracaná. Ya jugué contra Brasil una vez en Porto, en un partido donde quedamos igual 1-1 y donde dimos el 100%", kenang Eric Davis.

Bagi para penggawa Panama, merumput di stadion bersejarah yang pernah menggelar dua laga final Piala Dunia pada tahun 1950 dan 2014 merupakan sebuah impian yang menjadi kenyataan.

"El Maracaná es un estadio histórico, para mí significa mucho, seguramente para todos los jugadores panameños. Por eso dije que es una motivación grande para nosotros y por eso vamos a dar el 1000%", jelas Eric Davis.

Pertandingan ini juga diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan dan persatuan bagi masyarakat Panama di tengah situasi domestik yang sedang dipenuhi isu politik dan skandal anggaran.

"Somos una selección que estamos creciendo, creemos en nosotros y esperemos que sea un partido histórico mañana para Panamá", pungkas Eric Davis.

Kunjungan Timnas Panama di Río de Janeiro juga mendapat dukungan moril langsung dari artis musik urban Panama, Boza dan Kafu Banton, yang mendatangi hotel konsentrasi serta sesi latihan tim. Setelah pertandingan ini, rombongan La Roja dijadwalkan terbang kembali ke Kota Panama pada Senin, 1 Juni 2026, untuk bersiap menghadapi laga perpisahan melawan Republik Dominika di Stadion Rommel Fernández Gutiérrez pada 3 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed