Kaka Desak CBF Buat Proyek Jangka Panjang Usai Brasil Gugur
Legenda sepak bola Brasil Kaka mendesak Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) merombak total tata kelola tim nasional dan merancang proyek jangka panjang usai Seleção tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia.
Kekalahan tersebut memperpanjang puasa gelar Brasil yang terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada tahun 2002. Pemenang Ballon d’Or 2007 itu menilai kegagalan terkini menjadi sinyal mengkhawatirkan bagi masa depan sepak bola negaranya.
Mantan pemain AC Milan dan Real Madrid tersebut menegaskan perlunya keterlibatan aktif federasi dan klub domestik untuk membenahi pembinaan pemain muda secara terstruktur.
"Momen-momen ini di Piala Dunia menunjukkan bahwa kami tertinggal, jadi, restrukturisasi cara kerja kami harus dimulai dengan Federasi Sepak Bola Brasil yang mengambil alih kendali, melibatkan klub-klub, dan mengatakan: ‘Kami akan merancang proyek jangka panjang, apa yang akan kami lakukan, bagaimana kami akan mengelola proses ini, bagaimana kami akan melibatkan kelompok pemuda, dan bagaimana kami akan mengembangkan semua atlet ini’." kata Kaka, mantan pemain timnas Brasil, dilansir dari ESPN.
Kaka menilai Brasil perlu mengembalikan identitas permainannya dengan meneladani model pembinaan negara lain, terutama Maroko, Prancis, dan Spanyol. Ia menyoroti keberhasilan Maroko yang membangun sistem terintegrasi dari tim kelompok umur hingga skuad senior.
"Saya tidak tahu banyak tentang proyek Maroko, misalnya, tetapi yang saya dengar di sini adalah bahwa proyek tersebut tampaknya bagus dan telah berjalan selama bertahun-tahun. Awalnya, mereka adalah juara dunia di level U-20, dan tim U-20 tersebut memasok pemain ke tim nasional senior, lalu pelatih tim U-20 itu sendiri yang kemudian melatih tim nasional senior." ujar Kaka.
Maroko dinilainya konsisten tampil impresif di panggung dunia, termasuk saat menembus babak semifinal pada edisi Piala Dunia sebelumnya meski sempat terhenti oleh Prancis.
"Mereka kalah dari tim nasional Prancis yang termasuk di antara favorit untuk menang, tetapi mereka menampilkan performa yang luar biasa di Piala Dunia. Dan di Piala Dunia sebelumnya, mereka mencapai babak semifinal. Ini adalah contoh-contoh yang baik bagi kita untuk ditiru." kata Kaka.
Selain Maroko, Kaka menggarisbawahi keberhasilan Spanyol yang mampu mempromosikan puluhan alumni skuad Olimpiade ke tim nasional utama secara berkelanjutan.
"Baik Prancis maupun Spanyol. Jika saya tidak salah, di antara para pemain tim nasional Spanyol yang bertanding di final Olimpiade melawan Brasil, ada 20 pemain yang kini bermain di tim nasional." ujar Kaka.
Sebagai penutup dari evaluasinya, Kaka berharap munculnya generasi baru yang sanggup menopang prestasi Brasil secara konsisten di masa depan.
"Kita perlu melakukan analisis menyeluruh dan memikirkan proyek jangka panjang." kata Kaka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow