Amad Diallo Kecewa Pantai Gading Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Perjalanan Timnas Pantai Gading dalam ajang Piala Dunia 2026 resmi berakhir setelah mereka menelan kekalahan tipis dari Norwegia. Langkah skuad Pantai Gading terhenti di babak 32 besar turnamen tersebut.

Pertandingan penentu yang berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, pada Selasa waktu setempat itu berakhir dengan skor 1-2. Hasil ini sekaligus menutup impian Pantai Gading untuk melaju lebih jauh dalam kompetisi.

Jalannya Pertandingan Pantai Gading vs Norwegia

Laga sengit ini diwarnai oleh aksi saling serang sejak awal babak. Norwegia berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Antonio Nusa pada menit ke-39.

Pantai Gading sempat memberikan perlawanan ketat melalui beberapa peluang emas dari Nicolas Pepe dan sundulan Emmanuel Agbadou. Namun, lini pertahanan tim Skandinavia tampil cukup solid menahan gempuran.

Upaya keras Pantai Gading membuahkan hasil saat penyerang sayap mereka sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui aksi individu yang ciamik di dalam area penalti lawan.

Tim Skor Pencetak Gol Menit Gol
Pantai Gading 1 Amad Diallo -
Norwegia 2 Antonio Nusa, Erling Haaland 39', Pengujung Laga

Namun, Erling Haaland akhirnya memastikan kemenangan bagi Norwegia setelah mencetak gol penentu kemenangan di pengujung laga, sekaligus memastikan timnya melaju ke babak berikutnya.

Pelajaran Berharga untuk Skuad Muda

Meskipun harus menelan pil pahit, penyerang sayap Pantai Gading menegaskan bahwa seluruh anggota tim harus tetap mengambil sisi positif dari keikutsertaan mereka di ajang bergengsi ini.

"Kami hanya bisa belajar dari turnamen ini, karena bagi kebanyakan dari kami, ini adalah Piala Dunia pertama kami," ujar Amad dikutip dari Antara, Rabu (1/7/2026).

Ia mengakui keunggulan kualitas dari para pemain lawan yang mampu memanfaatkan momentum krusial untuk mencetak gol kemenangan di saat-saat terakhir pertandingan.

"Kami kecewa dengan kekalahan ini karena kami tahu kami memiliki banyak pemain hebat yang dapat membuat perbedaan kapan saja dalam pertandingan," jelas Amad, Rabu (1/7/2026).

"Kami bermain melawan tim dengan pemain-pemain luar biasa, tetapi kami kebobolan gol menjelang akhir pertandingan, dan kami menyesal tersingkir dengan cara ini," pungkasnya, Rabu (1/7/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed