Parkir Paralel Bikin Mobil Listrik Rusak, Ini Penjelasan Ahli EVSafe

Smallest Font
Largest Font

Pengalaman kurang menyenangkan dialami oleh influencer sekaligus food vlogger Aa Juju terkait mobil Hyundai Ioniq 5 yang dibelinya secara tunai. Kendaraan listrik tersebut mendadak mengalami kerusakan setelah diparkir secara paralel.

Melalui unggahan video di akun Instagram dan TikTok miliknya, Aa Juju menceritakan permasalahan yang terjadi pada mobil barunya. Permasalahan ini mengejutkan karena kemampuan parkir paralel sempat diuji coba bersama tenaga penjual sebelum pembelian, namun mekanik Hyundai kemudian menyebut parkir paralel menjadi pemicu kerusakan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Founder EVSafe Indonesia, Mahaendra Gofar, memberikan penjelasan teknis. Dikutip dari Detik Oto, Gofar mengungkapkan bahwa mobil listrik maupun mobil canggih dengan sistem shift by wire tidak bisa diparkir paralel secara sembarangan saat rem parkir dirilis dan transmisi posisi netral.

Gofar menjelaskan, sistem kendaraan tetap membutuhkan pasokan energi dari aki 12V dalam kondisi tersebut. Hal ini berbeda dengan baterai lithium utama bertegangan tinggi yang berfungsi menggerakkan roda mobil.

"Untuk EV, dan juga untuk mobil-mobil Eropa dengan shift by wire yg tidak punya fungsi 'shift lock release', ada towing mode/transport mode yang memungkinkan mobil diparkir tanpa rem parkir dan dalam kondisi gigi netral (bisa didorong). Tapi bagi mobil dengan electronic shifter seperti EV, artinya mobil tetap 'bangun', shifter tetap aktif dan akan menggunakan daya dari aki 12V walaupun sudah dimatikan," kata Gofar kepada detikOto, Kamis (20/8/2026).

Penggunaan mode towing untuk parkir paralel jangka pendek sebenarnya tidak menjadi masalah karena daya listrik yang tersedot masih tergolong kecil. Kendala serius baru muncul apabila kendaraan dibiarkan dalam mode tersebut dalam kurun waktu yang lama.

"Tapi kalau semalaman atau bahkan berhari-hari, ini yang bisa bermasalah, karena akinya bisa soak," sebut Gofar.

Kondisi ini semakin berisiko pada kendaraan listrik karena sistem baterai utama terputus secara otomatis saat fitur keselamatan tersebut aktif. Dampaknya, proses pengisian daya baterai kecil tidak dapat berjalan.

"Khusus untuk EV, dalam towing mode berarti traction battery/high voltage battery terisolasi, jadi tidak dapat men-cas aki," sambungnya.

Masalah aki mendadak soak ini tidak hanya berpotensi menimpa Hyundai Ioniq 5. Berbagai kendaraan canggih buatan Eropa yang mengusung sistem pemindah gigi elektronik juga memiliki potensi risiko serupa.

"Karena komputer yang mengendalikan electronic shifter dipaksa aktif apabila gigi di posisi netral," katanya.

Sistem ini pada dasarnya dirancang khusus untuk kebutuhan pengangkutan darurat atau pengangkutan kendaraan. Oleh sebab itu, penyedia layanan derek umumnya sudah mengantisipasi penurunan daya listrik tersebut.

"Biasanya jasa towing selalu akan ada jumper pack supaya mobil yang di-towing bisa diturunkan lagi apabila akinya jadi soak saat di-towing," jelas Gofar.

Potensi gangguan ini berlaku menyeluruh pada semua jenis kendaraan listrik di pasaran. Setiap EV yang menggunakan teknologi shift by wire berisiko mengalami masalah serupa jika dibiarkan dalam kondisi mode towing dalam jangka waktu yang lama.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed