Pelatih Persijap Siapkan Tim dengan Waktu Terbatas Hadapi BRI Super League

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, menghadapi tantangan besar karena waktu persiapan yang sangat terbatas sebelum BRI Super League 2026/2027 dimulai pada 6 September 2026, dilansir dari Bola.

Persijap baru memulai latihan pramusim pada 17 Agustus 2026, sehingga hanya memiliki waktu efektif tiga pekan untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi.

Juan Cortes menegaskan bahwa timnya tidak boleh membuang waktu dan harus bekerja dengan sangat efisien agar dapat tampil maksimal saat kompetisi dimulai.

"Ini mungkin menjadi salah satu tantangan terbesar kami. Kami memulai persiapan lebih lambat dibanding banyak tim lain, jadi kami tidak boleh menyia-nyiakan satu pun sesi latihan," ujar Juan Cortes, pelatih Persijap.

Untuk mengejar ketertinggalan, tim pelatih langsung menerapkan metode latihan terpadu sejak hari pertama guna membangun kondisi fisik sekaligus pemahaman taktik pemain.

Juan Cortes juga mengingatkan pentingnya mengelola intensitas latihan agar tidak meningkatkan risiko cedera di masa pramusim yang padat.

"Mulai dari hari pertama, kami sudah mencoba mengintegrasikan latihan fisik, taktis, dan teknis secara bersamaan. Intensitasnya memang tinggi, tetapi kami juga harus mengelola para pemain dengan cerdas karena terlalu memaksakan percepatan bisa meningkatkan risiko cedera," kata dia.

Meski waktu persiapan singkat, Juan Cortes menekankan pentingnya membangun fondasi tim yang kuat sebagai prioritas utama dalam masa pramusim.

"Kami tahu kami tidak punya banyak waktu, jadi kuncinya adalah benar-benar memperjelas prioritas kami. Kami tidak bisa membenahi segala hal dalam dua atau tiga minggu, tetapi kami bisa membangun fondasi yang kuat dan terus berkembang selama kompetisi berjalan," jelasnya.

Juan Cortes juga memantau perkembangan tim melalui beberapa laga uji coba yang sudah dijalani, yang memberikan gambaran penting tentang kondisi fisik dan organisasi permainan tim.

"Itu adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami karena latihan memberikan gambaran, tetapi kompetisi memberikan gambaran yang berbeda," ujar pelatih yang sebelumnya mengasuh klub Liga Bolivia, SA Bulo Bulo.

"Hasilnya positif, tetapi bagi saya hal yang paling penting adalah mengevaluasi tim: organisasi permainan kami, kondisi fisik kami, bagaimana para pemain merespons berbagai situasi, dan area mana saja yang masih perlu kami tingkatkan."

Pelatih asal Spanyol ini mengingatkan agar tim tidak terlena dengan hasil uji coba karena tantangan sebenarnya adalah saat menghadapi Madura United dalam laga perdana BRI Super League.

"Kami melihat banyak hal positif, tetapi kami juga melihat detail-detail yang harus diperbaiki. Kami tidak boleh terkecoh oleh hasil pertandingan persahabatan. Madura United dan BRI Super League akan menuntut jauh lebih banyak dari kami, jadi kami harus tetap bekerja keras dengan rendah hati," ujar Juan Cortes.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed