Pemerintah Pembangunan Rusun Subsidi di Manggarai Siap Dimulai
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersiap membangun ribuan unit rumah susun sederhana milik (rusunami) subsidi di lahan PT KAI kawasan Manggarai, Jakarta. Proyek hunian ini diperkirakan memiliki batas harga tertinggi sebesar Rp 14,5 juta per meter persegi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa kepastian harga unit akan diumumkan setelah proses konstruksi berjalan. Kendati demikian, patokan harga masih dapat menyesuaikan agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
"Di mana harga jual paling tingginya karena ini Jakarta Pusat itu Rp 14,5 juta per meter persegi. Dan itu pada batas atas ya. Jadi kalau KAI ternyata bisa lebih rendah dan sebagainya nanti diserahkan pada pengembang," ujar Sri saat ditemui di Manggarai, pada Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan Keputusan Menteri PKP Nomor 23/KPTS/M/2026, batas harga hunian vertikal di wilayah Jakarta Pusat memang berada di angka Rp 14,5 juta per meter persegi. Namun, penetapan tarif untuk lokasi Manggarai di Jakarta Selatan memiliki acuan maksimal Rp 14 juta per meter persegi. Dengan skema harga tersebut, unit tipe 28 diproyeksikan dijual paling mahal Rp 392 juta, tipe 36 sebesar Rp 504 juta, dan tipe 45 senilai Rp 630 juta.
Pengembangan hunian ini mencakup total 3.740 unit yang terbagi di dua area, yakni Blok G sebanyak 1.232 unit pada 3 tower serta Blok F sejumlah 2.508 unit pada 5 tower. Fasilitas unit tipe 36 dan 45 dilengkapi dua kamar tidur, sedangkan tipe 28 memiliki satu kamar tidur. Tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking Blok G dijadwalkan mulai Jumat (21/8/2026) oleh pengembang KAI Properti Management, disusul Blok F pada September 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow