Pemkab Bintan Godok Ranperda Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar konsultasi publik untuk membahas Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Sampah di Convention Hall Awandhari Hotel and Resort pada Kamis, 9 Juli 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat serta memperbarui regulasi pengelolaan lingkungan yang menyeluruh seiring meningkatnya jumlah penduduk, pembangunan, serta sektor pariwisata dan industri di wilayah tersebut.
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bintan, Muhammad Panca Azdigoena, hadir membuka acara mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika.
Penyusunan regulasi ini dinilai mendesak agar kebijakan daerah selaras dengan aturan pemerintah pusat sekaligus mampu mengantisipasi berbagai tantangan persampahan langsung di lapangan dari hulu ke hilir.
"Sampah bukan lagi sekadar barang sisa yang dapat dibuang begitu saja. Jika tidak dikelola secara komprehensif dari hulu hingga hilir, tumpukan sampah dapat menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat, merusak lingkungan, serta mengganggu potensi alam Kabupaten Bintan yang sangat berharga," ujar Muhammad Panca Azdigoena saat membacakan sambutan Sekda Bintan.
Panca menambahkan bahwa partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam forum ini sangat diperlukan untuk menyempurnakan draf sebelum diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
"Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat," kata Panca Azdigoena.
Tantangan lingkungan di Bintan juga direspons oleh elemen masyarakat lain, seperti Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Bintan yang melaksanakan pelatihan pemanfaatan sedekah sampah di Sekretariat PC NU Bintan pada Ahad, 12 Juli 2026.
Direktur Bank Sampah Fathimatul Amin, Ratnaningsih, selaku narasumber bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan mendorong kader untuk memilah sampah agar mendatangkan keuntungan finansial.
” Mari kita mamfaatkan sampah untuk dijadikan pendapatan tambahan keluarga.Selain itu untuk menjaga lingkungan agar selalu sehat dan bersih,” ujar Ratnaningsih.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bintan, Mu’arifin, mengapresiasi kehadiran narasumber dan berharap pelatihan ini mampu mengubah pola pikir para kader mengenai pengelolaan sisa buangan rumah tangga.
” Kami sangat mengapresiasi anggota Ansor /Banser yang telah hadir dapat kegiatan sosialisasi pengolan sampah ini,” imbuh Mu’arifin.
Mu’arifin juga mendorong seluruh kader Ansor di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk segera mengimplementasikan program pemilahan sampah bernilai ekonomi tersebut.
” Ya, sampah dari kita untuk kita para kader. Yang dulu sampah kita buang sia- sia, keumpulkan dan di pilah akan bernilai ekonomis,” ucap Mu’arifin.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan menyambut baik sinergi yang dibangun oleh GP Ansor dalam mengelola kebersihan daerah.
” Kami mengapresiasi kegiatan ini yang bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Kedepan diharapkan GP Ansor bukan hanya di depan masa saja, tapi harus punya masa depan organisasi yang lebih baik dan unggul sumber daya nanusia nya,” tutup staf DLH.
Di sisi lain, upaya menjaga kesehatan masyarakat di Bintan juga dilakukan oleh RSUD Kabupaten Bintan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan penularan penyakit menular pada Senin, 13 Juli 2026.
Dokter RSUD Kabupaten Bintan, dr. Nurul Shafarani, menyampaikan edukasi mendalam mengenai gejala serta pentingnya kepatuhan minum obat secara teratur bagi para penderita.
"TBC dapat disembuhkan asalkan pasien menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai. Karena itu, deteksi dini dan kepatuhan berobat sangat penting," kata dr. Nurul Shafarani.
Pihak rumah sakit memberikan apresiasi berupa doorprize kepada peserta aktif guna mendongkrak antusiasme selama sesi tanya jawab berlangsung.
"Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali gejala TBC sejak dini dan tidak menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh," ujar dr. Nurul Shafarani.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow