Polda Jabar Terjunkan 2.000 Personel Amankan Laga Persib Lawan Persijap
Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan 2.000 personel dengan menerapkan sistem pengamanan berlapis empat ring di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah masif ini diambil untuk mengawal laga pamungkas Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara sekaligus mengantisipasi lonjakan euforia masyarakat.
Kapasitas penonton di dalam stadion dibatasi maksimal 32.000 orang atau setara 75 persen dari kapasitas normal guna mencegah penumpukan massa. Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries menjelaskan bahwa aparat juga memperketat sterilisasi dan melarang membawa barang-barang berbahaya ke dalam tribun.
"Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, ataupun benda tajam yang dapat dilempar ke dalam lapangan. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun penonton," tegas Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries dilansir dari tribratanews.jabar.polri.go.id.
Pihak kepolisian mengimbau pendukung tanpa tiket untuk tidak mendekati area stadion dan memanfaatkan titik nonton bareng resmi di kantor kelurahan atau kepolisian terdekat. Selain pengamanan stadion, fokus pengawasan juga diarahkan ke pusat keramaian kota seperti kawasan Dago Cikapayang.
Sementara itu, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak meminta para pemainnya memusatkan seluruh perhatian pada pertandingan demi mengamankan tiga poin penuh. Persib saat ini memimpin klasemen dengan 78 poin dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara musim ini.
"Saya tidak peduli apapun setelah ini, misalnya ada perayaan apa atau apa yang terjadi di setelah pertandingan. Nanti kita hanya fokus buat pertandingan di sana," kata Bojan Hodak dikutip dari antaranews.com.
Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki arti penting dan Maung Bandung tetap menghormati kekuatan tim lawan.
"Kita tahu bahwa setiap pertandingan juga penting. Akhirnya kita siapkan setiap pertandingan untuk fokus tiga poin," ujarnya.
Bojan Hodak juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan tim lawan yang dinilai memiliki performa kuat.
"Kita tahu bagaimana passion Jepara, mereka adalah tim yang bagus, mereka adalah tim yang kuat," katanya.
Ia juga menambahkan pentingnya menjaga rasa hormat terhadap tim tamu saat bermain di kandang sendiri.
"Kita tahu bahwa setiap laga, ketika kita main laga kandang, tapi kita juga respect sama lawan," katanya.
Di sisi lain, Bojan Hodak mengaku cukup terganggu oleh banyaknya informasi di media sosial mengenai rencana konvoi perayaan kemenangan yang berpotensi memecah fokus pemain. Apalagi Persib memiliki catatan kalah dari Persijap pada putaran pertama musim ini.
"Ada satu hal yang saya tidak mau, dengan begitu banyaknya informasi yang kita lihat di media sosial mengenai perayaan juara bagaimana, akan diadakan di mana, kemudian begitu banyak hal lainnya, saya khawatir ini menjadi gangguan buat fokus pemain," ucap Bojan Hodak dilansir dari cnnindonesia.com.
Ia meminta agar segala spekulasi mengenai perayaan dihentikan agar konsentrasi tim tetap terjaga sepenuhnya.
"Karena kita tahu bagaimana Persijap. Terakhir main di kandang mereka bisa dapat satu poin imbang lawan Borneo. Sebelumnya mereka menang. Mereka adalah tim yang bagus."
Bojan Hodak mengingatkan kembali kekalahan pada pertemuan sebelumnya sebagai peringatan bagi tim.
"Kita pertama kali main di sana kita kalah. Mereka bisa mengalahkan kita. Dan besok adalah laga yang sangat penting buat kita. Jadi tolong hentikan mengenai hal ini, karena tentunya kami di dalam tim ingin 100 persen fokus untuk pertandingan," ungkapnya.
Menanggapi situasi tersebut, pemain Persib Bandung Federico Barba menyatakan kesiapan seluruh skuad untuk menyajikan performa maksimal.
"Kita akan fokus pada pertandingan besok, kita tahu Persijap Jepara merupakan tim yang bagus, mereka adalah tim yang kuat. Tapi saya yakin dengan tim saya, kita akan fokus untuk pertandingan bahwa setiap laga kita adalah tim yang kuat," kata Federico Barba.
Untuk mengantisipasi selebrasi juara, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema kantong parkir resmi pada Minggu, 24 Mei 2026. Area parkir disediakan di beberapa titik seperti eks lahan Palaguna, basement Alun-alun Bandung, Dalem Kaum, kawasan Cikapundung, Jalan Sudirman, Jalan Otista, hingga kawasan ABC.
"Kami mengimbau masyarakat, kalau misalnya datang ke Kota Bandung, parkirlah di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Bandung," ujar Kepala Bidang Operasional Dinas Perhubungan Kota Bandung Yogi Mamesa dikutip dari bandung.kompas.com.
Pihak perhubungan menyiagakan 80 petugas untuk mengawasi rute konvoi guna mencegah adanya praktik getok parkir liar di sekitar Asia Afrika.
"Pada hari Minggu nanti kita akan ploting petugas yang berjumlah sampai 80 orang. Petugas akan disebar ke beberapa titik sesuai dengan rute konvoi hingga sekitar Asia Afrika," kata Yogi Mamesa.
Ia juga menambahkan bahwa pengaturan rekayasa arus lalu lintas berada di bawah kendali kepolisian, sementara program Braga Beken ditiadakan sementara.
"Rekayasa arus lalu lintas kewenangan aparat kepolisian, kalau Braga Beken diliburkan dulu pada hari Minggu ini," ujarnya.
Mengenai rute perayaan, manajemen Persib Bandung merencanakan konvoi dimulai dari parkir barat Gedung Sate dan berakhir di Pendopo Kota Bandung untuk mengenalkan lokasi-lokasi bersejarah.
"Kalau sebelumnya kan dari Balai Kota ke Gedung Sate, nah kalau nanti dari Gedung Sate ke Pendopo. Jadi tujuannya adalah kita mau mengenalkan tiga titik bersejarah Kota Bandung," kata Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan.
Rute konvoi akan melewati Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Viaduk, Jalan Lembong, Jalan Veteran, hingga Jalan Asia Afrika.
"Nanti insyaallah ada prosesi angkat pialanya itu di JPO di Gedung Merdeka," ujar Adhitia Putra Herawan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow