Penutupan Bandara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Diperpanjang
Penutupan operasional beberapa bandara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diperpanjang, termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang tutup hingga pukul 21.30 WIB pada Minggu, 6 September 2026, di Tangerang.
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama melaporkan beberapa bandara masih mengalami penghentian operasional hingga waktu berbeda, termasuk Radin Inten II, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara Bandung, Budiarto, Pondok Cabe, dan M. Taufik Kiemas Krui, dengan jadwal penutupan sampai 6 hingga 7 September 2026.
Jadwal penutupan sementara bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau sebagai berikut: Soekarno-Hatta hingga pukul 21.30 WIB (6/9), Radin Inten II dan Halim Perdanakusuma sampai pukul 18.00 WIB (6/9), Husein Sastranegara Bandung hingga pukul 06.00 WIB (7/9), Budiarto hingga pukul 17.30 WIB (6/9), Pondok Cabe dan M. Taufik Kiemas Krui hingga pukul 09.00 WIB (7/9).
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama mengimbau pengguna jasa penerbangan untuk memeriksa status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan, seperti dilansir dari Detik Travel.
Maskapai Lion Group sudah membatalkan 288 penerbangan dari dan menuju Jakarta akibat kondisi ini. Dari total tersebut, Batik Air membatalkan 148 rute penerbangan, Super Air Jet 72 penerbangan, dan Lion Air 42 penerbangan, serta sisanya dari Batik Air Malaysia dan Batik Air.
"Pembatalan penerbangan pada Minggu, 6 September 2026 dilakukan berdasarkan pemberitahuan dan perkembangan kondisi wilayah udara dari otoritas penerbangan, sebagai langkah untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Group.
Garuda Indonesia juga membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Husein Sastranegara Bandung, dan Radin Inten II Lampung yang dijadwalkan hingga Senin, 7 September 2026 pukul 12.00 WIB.
"Dengan demikian, seluruh penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung yang terjadwal hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB dibatalkan," tulis Garuda Indonesia.
Penerbangan yang dijadwalkan setelah pukul 12.00 WIB pada hari berikutnya akan dilayani secara bertahap setelah bandara dinyatakan aman beroperasi dengan mengacu pada perkembangan situasi dan arahan otoritas.
Garuda Indonesia juga menyediakan opsi perubahan jadwal perjalanan atau pengembalian dana penuh sesuai ketentuan bagi penumpang terdampak, dan mengimbau agar penumpang memeriksa status penerbangan secara berkala untuk kelancaran perjalanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow