Penyakit Aritmia Dan Henti Jantung Dipicu Kombinasi Banyak Faktor

Smallest Font
Largest Font

Penyakit gangguan irama jantung atau aritmia yang berpotensi memicu henti jantung mendadak tidak dapat dicegah secara total karena sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik, sebagaimana dilansir dari Detik Health pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Kondisi medis ini tidak memiliki satu penyebab tunggal yang menjadi pemicu utama. Berbagai elemen saling berkontribusi, meliputi kebiasaan gaya hidup, konsumsi obat-obatan, kebiasaan merokok, hingga masalah kurang tidur dengan porsi pengaruh yang berbeda pada setiap individu.

Spesialis penyakit dalam subspesialis kardiovaskular dari Brawijaya Hospital, dr Simon Salim, SpPD-KKV memberikan penjelasannya terkait pencegahan kondisi tersebut.

"Jadi kita susah bilang bahwa dia bisa dicegah, 100% dicegah," katanya.

dr Simon Salim menambahkan penjelasan mengenai tidak adanya penyebab tunggal dalam riwayat penyakit ini.

"Sayangnya di aritmia itu tidak ada seperti itu. Dia kombinasi dari berbagai faktor," jelasnya.

Riwayat kesehatan sebelumnya seperti diabetes, penyakit jantung, atau operasi jantung juga dapat membentuk substrat khusus yang memicu munculnya gangguan irama jantung.

"Jadi nggak ada single cause yang benar-benar kita bisa hilangkan kemudian membuat seseorang itu kebal terhadap aritmia," katanya.

Data medis menunjukkan bahwa kasus gangguan irama jantung lebih banyak ditemukan pada kelompok usia lanjut. Pertambahan usia secara alami meningkatkan risiko seseorang terkena jenis aritmia tertentu meskipun orang tersebut tidak memiliki riwayat darah tinggi atau diabetes.

"Jadi dengan bertambahnya usia meskipun dia sehat, nggak ada kencing manis, darah tinggi, nggak merokok, nggak ngapa-ngapain, tapi dia hanya bertambah usia, risiko dia untuk mendapatkan aritmia jenis tertentu, karena aritmia itu banyak, meningkat," kata dr Simon.

Meski risiko meningkat seiring bertambahnya usia, kelompok usia muda juga tidak terbebas dari ancaman kondisi ini.

"Kita harapkan justru memang banyak orang muda yang ketika dia mencurigai dirinya aritmia, dia mau berobat." tambahnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed