Persebaya Surabaya Raih Gelar Juara Piala Presiden 2026
Persebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 usai menundukkan Persib Bandung melalui adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam. Laga berlanjut ke babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.
Green Force membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 lewat sundulan Ramadhan Sananta. Persib Bandung kemudian menyamakan kedudukan lima menit berselang melalui gol Patricio Matricardi. Sepanjang pertandingan, Persebaya mencatatkan 13 tembakan dengan lima di antaranya tepat mengarah ke gawang.
Pada babak adu penalti, kiper Persebaya Reza Arya tampil krusial dengan menghentikan eksekusi pertama lawan dari Uilliam Barros dan tembakan ketujuh dari Hamra Hehanusa. Di sisi lain, kiper Persib Fitrah Maulana sempat menepis tendangan Yuran Fernandes sebelum Persebaya mengunci kemenangan.
Hasil ini menandai gelar juara Piala Presiden pertama sepanjang sejarah klub Persebaya Surabaya. Selain trofi utama dan hadiah uang tunai sebesar Rp8 miliar, kelompok pendukung Bajul Ijo juga menyabet penghargaan sebagai Suporter dengan Kreativitas Terbaik yang berhak atas hadiah Rp100 juta.
Penghargaan individu turnamen diraih oleh gelandang Persebaya Francisco Rivera yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik. Sementara itu, gelar Pemain Muda Terbaik diraih Arlyansyah Abdulmanan dari Persija Jakarta, dan predikat Pencetak Gol Terbanyak diraih penyerang Arema FC Gustavo Henrique Rodrigues dengan koleksi empat gol. Persija mengamankan peringkat ketiga usai menang 3-1 atas Arema FC.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang dinilai tampil pantang menyerah meski dihadapkan pada jadwal turnamen yang padat.
"Menurut saya kami memiliki lebih banyak peluang dibanding lawan. Memang intensitas pertandingan tidak setinggi laga-laga sebelumnya, tetapi itu hal yang wajar karena kedua tim memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat," ujar Bernardo Tavares.
Tavares memuji mentalitas bertanding timnya yang mampu mempertahankan level permainan di bawah tekanan tinggi partai final.
"Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras para pemain. Kami mampu unggul lebih dulu, meski kemudian kebobolan akibat satu kesalahan. Setelah itu kami masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol lagi," katanya.
Ia menekankan komitmen seluruh anggota tim yang terus berupaya maksimal hingga detik terakhir pertandingan demi mengamankan gelar pramusim ini.
"Walaupun pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, para pemain terus berjuang hingga akhir dan berhasil membawa pulang trofi untuk Persebaya," jelasnya.
Pelatih asal Portugal tersebut menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan pijakan penting bagi kesebelasan sebelum mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
"Trofi ini menjadi awal yang baik bagi Persebaya. Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya. Namun perjalanan kami masih panjang karena target utama adalah menghadapi kompetisi liga," tandasnya.
Sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan suporter, Tavares mengajak para pendukung untuk kembali hadir langsung di stadion pada laga uji coba internasional mendatang.
"Terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita atas dukungan luar biasa selama turnamen ini. Saya berharap pada pertandingan 15 Agustus nanti stadion kembali penuh. Cara terbaik untuk memberikan apresiasi kepada para pemain adalah dengan terus mendukung mereka secara langsung di stadion," tutup Bernardo Tavares.
Persebaya Surabaya dijadwalkan melanjutkan persiapan pramusim dengan menghadapi klub Malaysia, Penang FC, di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (15/8/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow