Persib Bandung Masih Kena Registration Ban FIFA, Terkendala Kompensasi Daisuke Sato
Klub sepak bola Persib Bandung dilaporkan masih tercantum dalam daftar klub yang terkena sanksi larangan registrasi pemain atau registration ban dari federasi sepak bola internasional, FIFA.
Hingga Selasa (16/6/2026), nama Persib Bandung masih muncul dalam FIFA Registration Ban List resmi akibat kewajiban pembayaran kompensasi kepada mantan pemainnya, Daisuke Sato, yang belum tuntas.
Berdasarkan data yang dihimpun, Persib masuk daftar sanksi sejak 29 Mei 2026 karena belum melunasi kompensasi kepada bek asal Filipina tersebut yang nilainya mencapai sekitar Rp2,7 miliar.
Dampak Sanksi Registration Ban FIFA
Selama status sanksi ini masih berlaku, Persib Bandung tidak diperkenankan mendaftarkan pemain baru dalam sistem FIFA sampai seluruh persoalan finansial yang menjadi dasar hukuman diselesaikan.
FIFA Registration Ban List merupakan instrumen transparansi agar seluruh pemangku kepentingan seperti asosiasi, klub, pemain, hingga agen mengetahui status administrasi terkini dari setiap klub di dunia.
Hukuman larangan registrasi pemain ini dapat dijatuhkan oleh FIFA karena berbagai alasan, termasuk sengketa kontrak serta tunggakan pembayaran hak kepada pemain atau klub lain.
Kronologi Sengketa Kontrak Daisuke Sato
Kasus ini bermula dari sengketa nilai kompensasi setelah Daisuke Sato, yang membela Persib selama satu setengah tahun, berpisah dengan klub pada paruh musim 2023/2024.
Daisuke Sato kemudian mengajukan gugatan ke FIFA terkait hak-haknya, dan proses sengketa ini bahkan sempat dibawa ke Court of Arbitration for Sport (CAS).
Melalui proses peninjauan komponen penghasilan Sato di klub barunya oleh CAS yang berlangsung berbulan-bulan, Persib akhirnya mendapat pengurangan nominal kompensasi dari Rp3,03 miliar menjadi Rp2,7 billion.
"Akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata ya udah kita dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya 3,03 (miliar). Setelah ke CAS itu turun jadi 2,7 (miliar)," ungkap Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, Minggu (31/5).
Penjelasan Manajemen Persib Bandung
Pihak manajemen PT Persib Bandung Bermartabat memastikan bahwa aktivitas negosiasi dan penandatanganan kontrak dengan pemain baru tetap bisa berjalan normal di tengah sanksi ini.
"Karena gini, ban itu kita register di sistem, bukan nge-ban kita mesti negosiasi sama pemain. Negosiasi kita masih bisa berjalan, sedang berjalan. Sign kontrak masih bisa dilakukan, tapi ketika registrasi di TMS-nya mereka, nah itu yang ditutup, masih diblok. Once itu di-lifting, nah aman semuanya," pungkasnya.
Manajemen Persib menegaskan bahwa sanksi larangan tersebut akan langsung dicabut secara otomatis setelah klub mengirimkan bukti pelunasan pembayaran kompensasi kepada pihak FIFA.
"Langsung lift. Tinggal kirim bukti bayarnya, email, the moment itu mereka langsung lifting the ban, selesai. Bukan sesuatu yang kenapa mesti nungguin di-lifting dulu ya? Kalau udah sign hari ini mah besok juga tinggal umumin (pemain baru)," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
1
Dislike -
3
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow