Persib Bandung Masih Kena Transfer Ban FIFA, Rekrutmen Pemain Baru Terancam Jelang Musim 2026/2027

Smallest Font
Largest Font

Persib Bandung masih berada dalam daftar larangan registrasi pemain baru atau transfer ban oleh FIFA hingga Sabtu (13/6/2026) pagi. Hukuman yang dijatuhkan sejak 29 Mei lalu ini belum dicabut oleh federasi sepak bola internasional tersebut.

Sanksi ini membayangi ambisi besar klub berjuluk Pangeran Biru dalam merombak komposisi tim menjelang bergulirnya musim baru. Manajemen Persib Bandung dilaporkan harus mencari banyak pilar anyar akibat separuh dari skuad musim lalu dipastikan hengkang.

Detail Sanksi Registrasi Pemain Persib

FIFA menerapkan aturan ketat terkait administrasi dan perselisihan keuangan klub. Berikut adalah detail status sanksi yang saat ini menjerat pihak Persib Bandung berdasarkan pantauan resmi.

Aspek Aturan Keterangan Resmi
Tanggal Sanksi Berlaku 29 Mei 2026
Jenis Hukuman Larangan registrasi pemain baru (Transfer Ban)
Penyebab Kasus Sengketa terminasi kontrak Daisuke Sato
Status per Juni 2026 Masih aktif di laman resmi FIFA

Pihak Persib menegaskan bahwa sanksi tersebut bukan karena penunggakan gaji pemain. Dalam sebuah rilisan resmi, manajemen menjelaskan bahwa perkara ini murni akibat masalah penyelesaian pemutusan kontrak dengan mantan pemain asing mereka.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi pemain kontrak pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023," bunyi rilis klub.

"Persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," tulis pihak Persib Bandung.

Langkah Penyelesaian Manajemen Persib

Persib Bandung berkomitmen penuh untuk segera menyelesaikan sengketa administratif ini. Manajemen tengah menuntaskan kewajiban finansial yang menjadi poin utama dalam keputusan komite disiplin FIFA agar hukuman transfer bisa segera dicabut.

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan," ujar Adhitia dalam rilis klub.

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut," ujar Adhitia dalam rilis klub.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian yang terus diberikan kepada Persib," ujarnya.

Dampak Sanksi Terhadap Bursa Transfer

Masalah yang tak kunjung usai ini diprediksi mengganggu rencana perburuan pemain baru. Manajemen dituntut bergerak cepat mengingat komposisi tim lokal maupun asing akan mengalami perombakan besar-besaran untuk musim depan.

Komposisi Skuad Estimasi Persentase Bertahan
Pemain Bertahan (Musim Lalu) 50 Persen
Pemain Keluar / Berburu Klub Baru 50 Persen

Manajer Persib, Umuh Muchtar, belum lama ini mengaku hanya sekitar 50 persen pemain dari musim lalu yang bertahan. Kondisi ini membuat tim pelatih harus bergerak aktif mencari pengganti di pasar bursa transfer.

"Iya, tetapi kalau mereka sekarang ya lain cerita, 80 persen-lah ternyata 50:50," ucap Umuh Muchtar seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

"Siapapun menginginkan pemain Persib, tapi rata-rata main di luar-lah," ucap Umuh Muchtar seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

"Mudah-mudahan lah (jika pindah) enggak main di Indonesia," ucap Umuh Muchtar seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

"Ada juga (tawaran dari luar negeri), tetapi saya enggak tahu kemana," ucap Umuh Muchtar seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

"Namun ada yang di Indonesia, pemain lokal juga 50 persen bertahan, kurang lebih," pungkasnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed