Persija Hadapi Persib di GBK pada Sabtu 12 September 2026
Pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipastikan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB setelah mengantongi izin kepolisian.
Kepastian penggunaan markas kebanggaan tersebut disampaikan oleh Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca pada Rabu (9/9/2026), menyulut antusiasme pendukung Macan Kemayoran yang sudah tak berlaga di GBK sejak 2019.
"Sudah resmi [pertandingan Persija versus Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno] ya. Alhamdulilah. Semoga menang tiga poin untuk Persija," kata Prapanca.
Pertemuan bertajuk Derbi Indonesia ini diwarnai taburan 17 pemain Tim Nasional Indonesia di kedua kubu. Persija diperkuat 10 penggawa Garuda seperti Rizky Ridho, Pratama Arhan, dan Nadeo Argawinata, sementara Persib memboyong 7 pemain Timnas termasuk Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, dan Thom Haye.
Namun, pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa skuad asuhannya masih dibayangi kelelahan fisik yang parah seusai menempuh perjalanan memutar dari Samarinda akibat penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanis Gunung Anak Krakatau.
"Terlalu capek. Ya, termasuk saya dan juga para pemain, semuanya merasa lelah. Kalau saya saja merasa capek, apalagi para pemain? Coba bayangkan saja," kata STY.
Persija mencatatkan rekor kurang memuaskan tanpa kemenangan dalam enam laga liga terakhir melawan Persib, termasuk kekalahan pada semifinal Piala Presiden 2026. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu meyakini performa anak asuhnya akan jauh melesat dibanding saat turnamen pramusim lalu.
"Karena kemarin kami dalam perjalanan pulang ke Jakarta, saya belum bisa melakukan analisis secara sempurna. Saya hanya sempat menonton pertandingannya di bandara saat waktu istirahat dalam perjalanan kemarin," ucap STY.
Ia menambahkan kesiapan timnya telah meningkat signifikan dibanding saat pertemuan sebelumnya.
"Waktu itu kekuatan skuad kami belum sampai 40-50 persen. Saat itu kami bahkan tidak berencana ikut karena harusnya berangkat ke Thailand untuk pemusatan latihan, tapi tiba-tiba jadwal berubah dan kami ikut dengan banyak pemain muda," kata dia.
Kondisi tim kini dinilai jauh lebih solid menyongsong laga krusial akhir pekan.
"Sekarang, meskipun ada pemain yang cedera, setidaknya 80 persen kekuatan skuad sudah ada. Jadi pastinya performa besok akan jauh lebih baik daripada sebelumnya," kata dia.
Dari sudut pandang suporter, Viking Persib Club menyambut positif wacana kehadiran pendukung tamu di GBK dan menyatakan siap memenuhi seluruh instruksi pengamanan dari pihak kepolisian.
"Tentunya kita ke sana bukan ingin menantang bukan mencari keributan, tapi ingin membuktikan kepada semua bahwa supporter dalam satu tribune bisa bersama walaupun ada rivalitas, tapi bisa dalam satu stadion yang sama," ujar Tobias.
Ia menekankan bahwa Bobotoh bakal mematuhi setiap keputusan akhir dari hasil asesmen aparat keamanan.
"Dengan mekanisme yang proper bisa tetap aman. Tentunya dikembalikan ke pihak kepolisian bisa atau tidak kalau tidak siap kita juga tidak akan memaksakan kita akan ikuti apa yang jadi keputusan kepolisian nanti," akunya.
Besaran kuota suporter yang diperbolehkan masuk ke tribun hingga kini masih menanti keputusan resmi instansi kepolisian.
"Yang punya pertimbangan asesment kepolisian. Ketika mengeluarkan izin pasti dengan jumlah angkanya. Kalau ternyata boleh pasti ada kisaran angka dengan jumlah terbatas. Tapi belum ada putusannya," jelasnya.
Tobias memastikan kelompoknya siap hadir baik dalam jumlah besar maupun sebatas perwakilan resmi.
"Kalau dari pribadi maupun di Viking kita siap kalau memang diperbolehkan untuk hadir baik dalam jumlah besar maupun perwakilan. Cuma tentunya kita mengikuti perkembangan yang ada nanti sikap dan keputusan dari pihak kepolisian," pungkasnya.
Dukungan atas potensi hadirnya Bobotoh di SUGBK turut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang menilai momentum tersebut sebagai penanda kedewasaan tata kelola rivalitas sepak bola nasional.
"Ini merupakan sejarah yang sangat penting. Selama ini seakan-akan GBK itu angker bagi Bobotoh. Dalam konteks liga, datang lagi ke GBK sebagai Bobotoh merupakan sebuah pengakuan bahwa sepak bola Indonesia sudah semakin dewasa dan matang," ujarnya.
Farhan menilai hubungan emosional antar pendukung di tingkat personal sejatinya berjalan harmonis di luar persaingan 90 menit di lapangan.
"Wah, positif pisan ini mah. Kalau memang betul dari Sekum PSSI dan juga liga sudah menyatakan siap mengundang kita, tentu itu kabar baik. Selama ini dalam tataran pribadi kita bersama para pendukung Persija punya hubungan-hubungan tertentu yang tidak pernah bermusuhan," kata Farhan.
Ia menggarisbawahi bahwa kesiapan standar pengamanan ketat GBK menjadi kunci utama kesuksesan laga bertekanan tinggi ini.
"Oh, pengamanan pasti. Saya tidak bisa membayangkan kalau pengamanannya tidak maksimal. Pengamanan di GBK memiliki standar yang sangat tinggi," ujarnya.
Kedua tim menatap laga ini dengan modal positif setelah Persija menang 1-0 atas Borneo FC di Samarinda, sementara Persib menundukkan PSM Makassar 3-1 pada laga pembuka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow