Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan Naik dan Salurkan Gas 1.606 MMSCFD
PT Pertamina Gas (Pertagas) mengumumkan capaian Customer Satisfaction Index (CSI) tahun 2026 sebesar 4,46, seperti dikutip dari Detik Finance. Angka tersebut mencatatkan kenaikan 2,53 persen dibanding tahun sebelumnya dan menempatkan tingkat kepuasan konsumen pada kategori Sangat Puas.
Pencapaian indeks tersebut dirilis bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026. Manajemen menilai peningkatan kepuasan konsumen sebagai indikator penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas layanan infrastruktur energi nasional.
Direktur Komersial Pertagas, Ryrien Marisa, menyatakan bahwa kepercayaan yang diberikan para konsumen menjadi dorongan utama bagi perusahaan untuk terus berbenah secara berkelanjutan.
"Pelanggan merupakan mitra strategis Pertagas. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, menghadirkan layanan yang lebih baik, lebih responsif, lebih solutif sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Peningkatan CSI menjadi salah satu bukti dan penyemangat kami bahwa upaya untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih baik terus memberikan hasil positif," kata Ryrien Marisa.
Sektor kelistrikan dan pabrik pupuk menjadi konsumen terbesar dari layanan energi Pertagas. Pasokan energi juga dialirkan ke industri petrokimia, oleochemical, pabrik baja, keramik, kaca, hingga jaringan gas kota.
Anak perusahaan Pertagas turut menjangkau konsumen sektor komersial seperti perhotelan, rumah sakit, perkantoran, dan kawasan perumahan di pulau Sumatera, Jawa, serta Bali.
Untuk menjaga loyalitas konsumen, Pertagas menjalankan sejumlah program seperti Customer Appreciation Day, Key Account Management, serta Survei Kepuasan Pelanggan yang digelar secara berkala.
"Kami ingin memastikan bahwa suara pelanggan benar-benar menjadi bagian dari proses perbaikan perusahaan. Karena itu, kami terus membuka ruang dialog, mendengarkan kebutuhan dan masukan pelanggan, serta menerjemahkannya menjadi solusi dan peningkatan layanan yang nyata," tutur Ryrien Marisa.
Keandalan penyaluran pasokan didukung oleh pengoperasian jaringan infrastruktur sepanjang 2.991 kilometer pipa gas bumi serta 605 kilometer pipa minyak bumi. Aset infrastruktur ini berfungsi menjaga konektivitas penyaluran energi antarwilayah.
Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menegaskan pentingnya integritas aset dalam menjaga kelangsungan pasokan energi ke seluruh mitra.
"Bagi kami, keandalan infrastruktur adalah salah satu bentuk pelayanan yang paling nyata. Di balik setiap energi yang sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran agar kebutuhan energi dapat terpenuhi secara aman dan berkesinambungan," ujar Agung Indri Pramantyo.
Hingga Semester I 2026, volume penyaluran gas bumi Pertagas menembus angka 1.606 MMSCFD. Sementara itu, volume pengangkutan minyak bumi mencapai 151.881 BOPD.
Kinerja positif juga terlihat dari anak perusahaan dan perusahaan patungan. Produksi LPG hingga Semester I 2026 tercatat 479,78 ton per hari, atau 6,5 persen melampaui target RKAP 2026. Selain itu, realisasi regasifikasi mencapai 163,27 BBTUD, setara 13 persen di atas target RKAP.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow