Pistons Hancurkan Cavaliers demi Paksakan Gim Ketujuh Playoff NBA
Detroit Pistons berhasil memaksakan pertandingan penentu setelah menumbangkan tuan rumah Cleveland Cavaliers dengan skor telak 115-94 pada Jumat malam waktu setempat dalam Gim 6 semifinal Wilayah Timur.
Kemenangan krusial di Cleveland tersebut membuat unggulan pertama Wilayah Timur ini menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dengan Gim 7 yang menentukan dijadwalkan berlangsung hari Minggu di Detroit.
Keberhasilan skuad asuhan Detroit Pistons dalam membalikkan situasi kritis ini bukan yang pertama bagi mereka pada fase pascamusim tahun ini.
Sebelumnya, tim asal Detroit tersebut juga sempat tertinggal 3-1 dari Orlando Magic pada putaran pertama playoff sebelum akhirnya menyapu bersih tiga pertandingan terakhir untuk lolos.
Akurasi tembakan jarak jauh menjadi kunci dominasi tim tamu yang sukses melesakkan 16 dari 36 percobaan tembakan tiga angka sepanjang laga.
Duncan Robinson, yang sempat absen pada Gim 5 hari Rabu akibat cedera punggung bawah, kembali bermain impresif dari bangku cadangan dengan sumbangan empat tembakan tiga angka dan total 14 poin.
Kedalaman skuad Detroit terbukti menjadi pembeda besar setelah barisan pemain cadangan mereka mampu mengungguli perolehan angka cadangan Cleveland dengan selisih mencolok 48-19, termasuk kontribusi 17 poin dari Paul Reed.
Di kubu tuan rumah, James Harden memimpin perolehan angka Cavaliers dengan mengemas 23 poin, diikuti oleh Donovan Mitchell dan Evan Mobley yang masing-masing menyumbang 18 poin.
Kekalahan ini sekaligus menjadi kekalahan kandang pertama bagi Cleveland Cavaliers sepanjang berlangsungnya babak playoff musim ini.
Agresivitas dalam mengamankan bola pantul dan kemampuan memanfaatkan kesalahan lawan menjadi faktor utama keberhasilan strategi Detroit di lapangan.
Pistons berhasil mengonversi 13 offensive rebound menjadi 20 poin sekunder, serta memanfaatkan 20 kesalahan bawaan (turnover) dari Cavaliers untuk menghasilkan 28 poin tambahan.
Setelah memimpin 54-41 pada paruh pertama, Pistons langsung menggebrak awal kuarter ketiga melalui laju poin 12-2 untuk memperlebar jarak.
Cleveland sempat memberikan perlawanan sengit hingga berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 74-68, namun Detroit merespons dengan rentetan poin 13-2 untuk kembali menjauh.
Momentum kuarter ketiga ditutup secara dramatis ketika Evan Mobley gagal melakukan dunk, yang langsung dimanfaatkan Marcus Sasser untuk menggiring bola sepanjang lapangan dan melepaskan layup tepat sebelum bel berbunyi.
Aksi Sasser tersebut memastikan keunggulan nyaman Detroit Pistons dengan skor 84-70 memasuki kuarter pamungkas sebelum akhirnya menyudahi perlawanan tuan rumah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow