PM Inggris Keir Starmer Mengumumkan Pengunduran Diri
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Buruh di luar kantornya, 10 Downing Street, London, pada Senin (22/6/2026). Langkah politik ini secara otomatis bakal mengakhiri jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris setelah berkuasa kurang dari dua tahun. Keputusan besar ini diambil setelah Starmer menyadari bahwa internal partai bentukan parlemennya tidak lagi menghendaki dirinya untuk memimpin menuju pemilihan umum berikutnya.
Pengunduran diri ini dilansir dari Reuters dan The Guardian menandai tingginya pergantian kepemimpinan di Inggris, menjadikannya perdana menteri ketujuh dalam dekade terakhir. "Pertanyaan yang diajukan partai saya sekarang adalah apakah saya orang yang paling tepat untuk memimpin kita menuju pemilu berikutnya. Saya telah mendengar jawaban partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawaban itu dengan lapang dada," kata Starmer, Perdana Menteri Inggris.
Sebelum menyampaikan keputusan tersebut kepada publik, Starmer mengaku telah berkomunikasi langsung dengan kepala negara Inggris pada pagi harinya. Proses pergantian ketua partai dijadwalkan bakal segera dimulai pada Juli mendatang.
"Every single state contract can be made to 'require work placements for 16 to 18-year-olds or apprenticeships'." ujar Andy Burnham, Anggota Parlemen. Di sisi lain, dinamika internal Partai Buruh telah bergejolak setelah Andy Burnham memenangkan pemilu sela di Makerfield baru-baru ini. Mantan Wali Kota Greater Manchester itu kini digadang-gadang bakal menjadi suksesor Starmer di Downing Street dengan membawa sejumlah agenda reformasi, terutama di bidang pendidikan, penataan kembali skema bantuan anak berkebutuhan khusus (SEND), serta perombakan sistem pinjaman kuliah bagi mahasiswa.
"No more an education system dominated by the university route, but an education system that offers a path for everybody, academic and technical in equal balance." kata Andy Burnham, Anggota Parlemen. Partai Buruh direncanakan akan memulai proses pemilihan ketua umum yang baru pada 9 Juli 2026. Sementara itu, Starmer menegaskan akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Perdana Menteri Inggris yang bertindak sementara waktu hingga pemimpin baru terpilih, yang diperkirakan selesai pada September mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow