Polda DIY Selidiki Keterkaitan Perusakan Palang Kereta dan Bendera

Smallest Font
Largest Font

Polda D.I. Yogyakarta mendalami dugaan keterkaitan aksi perusakan bendera Merah Putih di Kasihan, Kabupaten Bantul dengan insiden perusakan palang pintu kereta api di Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Polisi menduga kedua aksi vandalisme tersebut dilakukan oleh orang yang sama.

Penyelidikan intensif ini dilakukan setelah rekaman video aksi perusakan bendera Merah Putih dan perusakan palang pintu perlintasan kereta api viral di media sosial. Dari rekaman CCTV di wilayah Kwaron, Bantul, aksi pencabutan tiang bendera terekam pada Minggu (9/8/2026) pukul 17.02 WIB sebelum terjadinya insiden di perlintasan kereta api.

Pihak kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial S (24) yang diduga kuat sebagai pelaku perusakan palang pintu kereta api di Perlintasan Kereta Api Banyumeneng. Penangkapan tersebut dilakukan setelah warga dan petugas PT KAI melapor ke pihak berwajib.

Pemeriksaan menyeluruh kini tengah berfokus pada pencocokan data serta identitas terduga pelaku untuk memastikan keterlibatannya dalam dua kejadian berbeda tersebut.

"Mengenai informasi yang berkembang di media sosial yang mengaitkan pelaku dengan video perusakan bendera merah putih di wilayah Bantul bahwa Polresta Sleman dan Polres Bantul sedang melakukan pendalaman intensif, untuk memastikan apakah ada kecocokan data dan identitas pelaku," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.

Pihak kepolisian bertindak cepat setelah menerima laporan warga terkait kerusuhan yang terjadi di perlintasan kereta api Gamping.

"Warga dan petugas PT KAI menghubungi Polsek Gamping, selanjutnya Polsek Gamping merespons cepat mengamankan saudara S yang diduga sebagai pelaku perusakan, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Sleman masih melakukan konfirmasi di lapangan terkait rekaman video perusakan bendera yang melibatkan sepeda motor di Bantul.

"Untuk informasi tersebut sementara masih kami cek dan konfirmasi kebenarannya," kata Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro.

Proses verifikasi terus berjalan untuk memastikan keberadaan terduga pelaku di lokasi kejadian pertama sebelum aksi perusakan perlintasan kereta api terjadi.

"Belum bisa dipastikan apakah yang bersangkutan sebelumnya terlibat perusakan bendera di wilayah Bantul," tuturnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed