Polda Jabar Siagakan Ribuan Personel Amankan Laga Persib Lawan Persijap
Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan sekitar 2.000 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan pamungkas kompetisi BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026. Laga penentu ini berpotensi membawa Persib mencetak sejarah hattrick juara Liga Indonesia era modern.
Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan mengoleksi 78 poin dari 33 pertandingan, unggul dua angka dari Borneo FC di posisi kedua. Skuad asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan hasil imbang pada pekan ke-34 untuk mengunci gelar juara setelah sebelumnya meraih kemenangan krusial 2-1 atas PSM Makassar melalui gol Thom Haye dan Julio Cesar di Stadion Gelora BJ Habibie.
Pengamanan ketat disiapkan melalui koordinasi bersama TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, manajemen Persib, hingga unsur Bobotoh. Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Laode Aries El Fathar menjelaskan bahwa pola pengamanan di kawasan stadion akan dibagi menjadi empat ring yang membentang dari area luar hingga pintu masuk tribun penonton.
“Dalam rapat tersebut, kami menyiapkan skema pengamanan yakni pada jalannya pertandingan yang akan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 pada pukul 16.00 WIB,” ujar Kombes Pol. Laode Aries seperti dilansir dari ANTARA.
Pihak kepolisian juga menegaskan bakal melakukan proses sterilisasi di area pengecekan tiket guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam tribun penonton demi menjaga ketertiban.
“Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, maupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun,” kata Kombes Pol. Laode Aries.
Aparat keamanan bersama panitia pelaksana dan perwakilan suporter telah menyepakati sanksi tegas bagi penonton yang melanggar aturan regulasi di lapangan.
“Kami sudah bersepakat dengan panitia pelaksana dan pihak Bobotoh bahwa apabila ditemukan membawa barang berbahaya seperti flare dan benda-benda yang bisa undeni dilempar, maka akan dilakukan tindakan tegas berupa pencabutan hak menonton,” kata Kombes Pol. Laode Aries.
Polda Jabar membatasi kapasitas Stadion GBLA maksimal menampung sekitar 32.000 penonton atau 75 persen dari kapasitas total, serta menyediakan titik nonton bareng di kantor kelurahan dan kepolisian terdekat bagi pendukung tanpa tiket.
“Sebagai solusinya, pemerintah daerah bersama aparat kewilayahan setempat telah memfasilitasi titik-titik kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di sejumlah kantor kelurahan dan kantor kepolisian terdekat,” kata Kombes Pol. Laode Aries.
Selain fokus pada jalannya laga, kepolisian mengantisipasi euforia massa pascapertandingan serta merancang skema pengamanan arak-arakan trofi yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026.
“Pada siang ini mulai pukul 09.00 WIB kami melaksanakan rapat koordinasi bersama Kodam III/Siliwangi, pemerintah provinsi, pemerintah kota, pihak manajemen PT Persib, serta unsur suporter Bobotoh,” kata Kombes Pol. Laode Aries seperti dilaporkan RRI.
Kepolisian berharap seluruh rangkaian kegiatan dari awal pertandingan hingga konvoi perayaan juara dapat berjalan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Kita semua mendoakan agar Persib bisa menjadi juara satu, sehingga akan ada agenda arak-arakan trofi yang direncanakan pada hari Minggu tanggal 24 Mei,” ujarnya.
Pemeriksaan ketat akan terus dijalankan oleh petugas gabungan di lapangan agar tidak ada barang berbahaya yang lolos ke area penonton.
“Kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga keselamatan dan keamanan selama pertandingan berlangsung,” ujar Kombes Pol. Laode Aries mengimbau.
Gelandang Persib, Beckham Putra, turut menyampaikan pesan mendalam kepada para Bobotoh agar tetap menjaga suasana kondusif dan tertib selama mendukung tim maupun saat merayakan potensi juara.
“Ya tentunya tetap kondusif karena kita masih ada satu pertandingan lagi,” ujar Beckham Putra seperti dikutip dari Kompas.com.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mengingatkan rekan suporter untuk menghormati aktivitas masyarakat dan pengendara lain di Kota Bandung.
“Tetap dengan jangan terlalu arogan juga karena hargai juga pengendara yang lain karena di Bandung juga bukan hanya Bobotoh yang merayakan tapi ada pekerja lain juga untuk kesibukan bekerja,” kata Beckham Putra.
Ia menekankan pentingnya faktor keselamatan diri karena ada keluarga yang menanti kepulangan para suporter di rumah masing-masing.
“Jadi pesan saya hanya semoga tetap kondusif, tertib, dan jaga, karena ada keluarga yang tetap menunggu di rumah,” jelas Beckham Putra.
Beckham menambahkan bahwa persaingan Super League musim ini merupakan salah satu yang paling berat karena penentuan juara harus terjadi hingga laga terakhir.
“Ya menurut saya ini adalah salah satu yang paling sulit dan tentunya ini sangat seru di liga ini,” ungkap Beckham Putra.
Meski menghadapi tekanan tinggi, ia optimistis skuad Pangeran Biru mampu mempertahankan performa terbaiknya demi mengamankan trofi.
“Karena sampai akhir penentuan juara dan yang terpenting kita bisa fokus di pertandingan akhir untuk bisa jadi juara,” tuturnya.
Sementara itu, gelandang Persib lainnya, Adam Alis, mengaku bangga atas kemenangan dramatis di markas PSM Makassar yang memutus catatan negatif klub di Parepare.
“Rasanya bangga dan enggak percaya kami bisa meraih hasil maksimal di kandang PSM. Karena ini bukan pertandingan yang mudah buat Persib. Tapi kami bisa melalui itu dengan baik karena kerja keras semua,” kata Adam Alis dikutip dari Metrotvnews.com.
Meskipun posisi klub berada di atas angin, Adam Alis meminta tim untuk tetap membumi dan mengincar poin penuh alih-alih sekadar hasil imbang melawan Persijap.
“Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri,” tegas Adam Alis.
Keberhasilan mempertahankan gelar akan membuat Persib menyamai rekor PSMS Medan yang bertahan selama 55 tahun sejak periode 1969/1971, sekaligus menjadi klub pertama yang mencetak hattrick juara pada era modern sepak bola Indonesia sejak tahun 1994.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow