Polda Jabar Siagakan 1500 Personel Amankan Piala Presiden 2026

Smallest Font
Largest Font

Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan 1.500 personel gabungan serta menerapkan pengamanan tiga lapis untuk mengawal pelaksanaan turnamen pramusim Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bandung, Jumat, 24 Juli 2026. Latihan taktis simulasi juga telah digelar guna memastikan kelancaran ajang yang berlangsung hingga 6 Agustus 2026 tersebut.

Skema pengamanan ketat disiapkan demi mencegah masuknya barang berbahaya ke area pertandingan. Kepolisian membagi area pemeriksaan suporter mulai dari gerbang luar, pintu masuk, hingga zona satu di sekeliling lapangan.

Pengamanan melingkupi kerja sama lintas sektoral bersama TNI, pemerintah daerah, Satbrimob, serta polres kewilayahan. Polresta Bandung bertanggung jawab penuh di stadion pertandingan, sementara tempat penginapan, lokasi latihan, dan kedatangan peserta dikawal oleh Polres Cimahi.

Kepala Biro Operasional Polda Jabar Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif menegaskan pentingnya pelaksanaan simulasi taktis Tactical Wall Game sebelum ajang dimulai.

"Ini memang wajib kita lakukan supaya para pelaksana di lapangan paham terkait masalah bagaimana mereka harus bertindak dan bagaimana posisi masing-masing. Karena kegiatan ini harus benar-benar bisa terlaksana dengan sesuai jadwal dan juga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," ujar Teddy Suhendyawan Syarif, Karo Ops Polda Jabar.

Pihaknya menekankan bahwa kesuksesan pengawalan turnamen ini menjadi pertaruhan penting bagi kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan acara olahraga.

"Jadi semuanya harus benar-benar bisa membangun kepercayaan, khususnya kepada pemerintah dan masyarakat. Bahwa dengan adanya Piala Presiden ini, selain membangun semangat olahraga, juga membuktikan bahwa setiap event bisa terselenggara dengan baik dan benar serta dapat dinikmati oleh masyarakat," kata Teddy.

Pemeriksaan ketat disiapkan di beberapa titik pemeriksaan guna mengantisipasi gangguan keamanan di tribun maupun luar area laga.

"Pengamanan suporter sudah kami tetapkan. Sesuai TWG, ada beberapa lapis, dimulai dari gerbang, pintu masuk, hingga zona satu di sekitar lapangan. Jadi ada sekitar tiga lapis pengamanan," tutur Teddy.

Kepolisian mengimbau seluruh penonton yang hadir di stadion agar senantiasa mematuhi regulasi dan instruksi petugas.

"Yang jelas, kami mohon kepada penonton karena tujuan mereka adalah menonton pertandingan. Penonton juga diimbau mengikuti arahan panitia dan petugas keamanan, serta tidak membawa barang-barang yang dapat membahayakan, mencederai, atau mengganggu jalannya pertandingan," ucap Teddy.

Terkait potensi kehadiran Presiden Prabowo Subianto, kepolisian tetap menerapkan standar keamanan tertinggi VVIP meski belum menerima konfirmasi resmi.

"Kami belum mengetahui apakah beliau akan datang atau tidak. Yang jelas, ada utusan dari pusat untuk memastikan penyelenggaraan pertandingan ini berjalan dengan baik. Namun untuk pola pengamanan yang kami gunakan, tetap mengacu pada protap pengamanan khusus VVIP," ujar Teddy.

Selain pengetatan keamanan, panitia menyediakan tiket pertandingan seharga Rp50.000 (diluar pajak dan asuransi) yang dijual secara daring lewat platform Megatix. Penonton wajib menukarkan e-tiket menjadi gelang tanda masuk di Kodim 0624 Kabupaten Bandung pada hari pertandingan mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed