Portugal Hadapi Spanyol pada Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Portugal dijadwalkan bertanding melawan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, setelah kedua tim memenangi laga babak 32 besar pada Kamis (2/7) waktu setempat.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Spanyol terlebih dahulu mengamankan tiket setelah menang telak 3-0 atas Austria melalui dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro di Stadion Los Angeles. Beberapa jam kemudian, Portugal menyusul setelah menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 lewat gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos.
Pertemuan di babak gugur ini akan menjadi duel ketiga antara kedua negara dalam sejarah Piala Dunia, di mana dalam dua laga sebelumnya Spanyol belum pernah dikalahkan oleh Portugal. Spanyol menang 1-0 pada Piala Dunia 2010 dan bermain imbang 3-3 pada fase grup Piala Dunia 2018.
Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, memberikan pandangannya mengenai turnamen ini serta pencapaian Cristiano Ronaldo yang baru saja mencetak rekor sebagai pemain pertama yang membuat gol di enam edisi Piala Dunia berbeda setelah membobol gawang Uzbekistan.
"Saya sama sekali tidak bisa membayangkan diri saya bermain di 6 edisi Piala Dunia, atau terus bermain hingga usia 40 tahun," kata Yamal, dalam pernyataan yang dibagikan jurnalis Fabrizio Romano melalui akun X dan dilansir goal.com.
Selain Ronaldo, legenda Argentina Lionel Messi sebenarnya juga telah berpartisipasi dalam enam edisi Piala Dunia, tetapi ia gagal mencetak gol pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Meskipun menaruh hormat pada pencapaian seniornya, Yamal menegaskan kesiapan skuad La Roja menjelang laga krusial di babak gugur tanpa mempedulikan siapa pun lawan yang akan dihadapi.
"Saya sangat senang. Kami memasuki pertandingan dengan tujuan untuk melaju ke Dallas untuk babak 16 besar. Saya meninggalkan pertandingan dengan perasaan seperti diri saya sendiri dan sangat senang untuk tim. Selama kami menang, itu yang terpenting," tegas Yamal seperti dilansir vietnam.vn.
Penampilan penyerang berusia 18 tahun tersebut di sisi sayap dinilai menjadi kunci performa konsisten Spanyol di bawah asuhan pelatih Luis de la Fuente, walaupun ia tidak mencetak gol langsung saat melawan Austria.
"Saya tidak peduli apakah lawannya Kroasia atau Portugal. Menghadapi dia (Ronaldo) akan menjadi suatu kehormatan, tetapi itu sebenarnya tidak penting," ujar Yamal saat menanggapi prospek menghadapi Ronaldo.
Pertandingan mendatang sekaligus menjadi momentum bagi Portugal untuk memperbaiki catatan pertemuan mereka, mengingat kedua tim saat ini dinilai sama-sama belum berada dalam bentuk permainan terbaiknya di turnamen ini.
"Jika kami kalah, kami harus pulang. Sekarang saatnya beristirahat dan fokus sepenuhnya pada pertandingan berikutnya," kata Yamal mengenai pola pikir menghadapi babak sistem gugur.
Pemain Barcelona itu menambahkan bahwa seluruh anggota tim Spanyol akan terus berupaya meningkatkan performa dan tidak gentar menghadapi rival mana pun di fase selanjutnya.
"Kami harus terus meningkatkan diri, tetapi kami tidak takut pada siapa pun," tegas Yamal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
1
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow