Daftar Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Mengguncang Raksasa Dunia

Smallest Font
Largest Font

Turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada segera bergulir dalam hitungan hari. Para penulis dan editor dari Inggris serta Amerika Serikat memberikan prediksi mengenai tim yang berpotensi menjadi kuda hitam.

Sejumlah negara diprediksi mampu memberikan kejutan besar dalam turnamen sepak bola terakbar ini. Beberapa nama yang muncul di antaranya adalah Norwegia, Maroko, Senegal, Swiss, Kolombia, Jepang, hingga Brasil.

Norwegia Menjadi Sorotan Utama

Norwegia menjadi salah satu tim yang paling banyak dijagokan oleh para pakar untuk tampil mengejutkan. Kehadiran striker bintang Erling Haaland dan gelandang Martin Odegaard dinilai menjadi kekuatan utama tim asuhan Stale Solbakken.

Mark Doyle menilai Norwegia sebagai unggulan ketiga yang ingin dihindari semua tim besar dalam undian. Tim ini sempat mengalahkan Italia dua kali di babak kualifikasi.

"Tak ada yang mau bertanding melawan Norwegia" kata Mark Doyle, Senin (08/06/2026).

Peter McVitie menambahkan bahwa Norwegia memiliki kedalaman skuad yang baik selain kedua bintang utamanya. Kehadiran pemain seperti Jorgen Strand Larsen, Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Oscar Bobb membuat lini serang mereka sangat berbahaya.

"Norwegia pasti akan memberikan perlawanan yang sengit" kata Peter McVitie, Senin (08/06/2026).

Ryan Tolmich juga menganggap keberadaan Erling Haaland sebagai faktor pembeda yang bisa menakut-nakuti tim elit. Mentalitas tersebut dirasa mampu membawa Norwegia melangkah jauh di turnamen.

"Norwegia akan merasa mampu memenangkan setiap pertandingan" kata Ryan Tolmich, Senin (08/06/2026).

Berikut adalah komposisi grup neraka yang dihuni oleh Norwegia beserta tim pesaingnya di babak penyisihan grup.

Grup Negara Peserta
Grup I Prancis
Grup I Senegal
Grup I Norwegia
Grup I Irak

Potensi Kejutan dari Wakil Afrika dan Asia

Maroko yang sukses menembus semifinal pada Piala Dunia 2022 kembali dijagokan untuk mengulang sensasi serupa. Skuad mereka kini diperkuat oleh kombinasi pemain berpengalaman dan talenta baru.

"Maroko berpeluang besar untuk kembali menciptakan kejutan" kata Krishan Davis, Senin (08/06/2026).

Krishan Davis menjelaskan bahwa Maroko memiliki pemain berkualitas di seluruh lini. Nama-nama seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, dan Bilal El Khannouss menjadi pilar penting bagi kekuatan tim.

Sementara itu, Senegal yang berada di grup berat bersama Prancis dan Norwegia tetap dinilai memiliki lini serang yang menakutkan bagi tim-tim besar.

"Senegal akan menjadi ancaman serius" kata Stephen Darwin, Senin (08/06/2026).

Stephen Darwin menyoroti barisan penyerang mereka yang diisi oleh Sadio Mane, Ismaila Sarr, Iliman Ndiaye, dan Nicolas Jackson sebagai mesin gol potensial.

Wakil Asia, Jepang, juga tidak boleh diremehkan setelah mencatat hasil impresif di babak kualifikasi dengan hanya menelan satu kekalahan dari 16 pertandingan.

"Tekanan tinggi Jepang akan menyulitkan siapa pun" kata Chris Burton, Senin (08/06/2026).

Chris Burton menekankan bahwa taktik tekanan tinggi yang dikombinasikan dengan energi dari Take Kubo serta ketajaman Ayase Ueda akan menyulitkan lawan.

Kekuatan Kolektif Swiss dan Kolombia

Swiss dinilai diuntungkan oleh format turnamen dan pengalaman pelatih Murat Yakin yang membawa mereka ke perempat final Euro dua tahun lalu.

"Turnamen ini sepertinya menguntungkan Swiss" kata Amee Ruszkai, Senin (08/06/2026).

Amee Ruszkai meyakini pengalaman tersebut akan membantu Swiss memuncaki grup mereka dan mengamankan jalur yang lebih menguntungkan di babak gugur.

Di sisi lain, Kolombia muncul sebagai kandidat kuat dari Amerika Selatan setelah hampir menjuarai Copa America 2024.

"Kolombia memiliki banyak talenta" kata Tom Hindle, Senin (08/06/2026).

Tom Hindle menyebut Luis Diaz dan James Rodriguez sebagai motor serangan utama yang dikelilingi oleh banyak bakat luar biasa.

Tom Maston menambahkan bahwa faktor dukungan suporter masif dan adaptasi iklim memberikan keunggulan non-teknis bagi Kolombia.

"Kolombia memiliki banyak kelebihan" kata Tom Maston, Senin (08/06/2026).

Alex Labidou justru melihat Brasil pantas dikategorikan sebagai kuda hitam karena kurang mendapat perhatian dan dinilai sedang diremehkan akibat banyaknya ketidakpastian dalam tim.

"Brasil kurang mendapat perhatian" kata Alex Labidou, Senin (08/06/2026).

Faktor iklim di Amerika Utara diyakini Alex Labidou akan memberikan keuntungan tambahan bagi tim-tim asal Amerika Selatan seperti Brasil dan Kolombia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed