Profil Chatib Basri Mencuat di Tengah Isu Pergantian Menteri Keuangan
Nama ekonom senior Muhamad Chatib Basri ramai diperbincangkan di media sosial Threads karena diisukan bakal menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Kamis (4/6/2026).
Kabar burung mengenai pergantian jabatan bendahara negara tersebut menguat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung membantah informasi yang beredar mengenai pencopotan dirinya dari kabinet.
"Enggak benar lah," kata Purbaya ketika dimintai konfirmasi oleh wartawan pada Kamis (4/6/2026).
Bantahan serupa juga datang dari pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menegaskan bahwa posisi menteri keuangan tetap aman.
"Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau juga. Tidak ada. Tidak ada rencana pergantian," kata Prasetyo.
Sosok Chatib Basri sendiri memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, di mana ia pernah dilantik menjadi Menteri Keuangan pada 21 Mei 2013 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggantikan Agus Martowardojo.
Selama memimpin Kementerian Keuangan hingga 20 Oktober 2014, ia berhasil menghadapi tantangan ekonomi global berupa kebijakan Taper Tantrum dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Pria kelahiran Jakarta ini menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada 1992, lalu meraih gelar Master dan Ph.D dari The Australian National University.
Selain aktif sebagai dosen senior di Universitas Indonesia, ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Presiden Komisaris PT XL Axiata Tbk.
Di kancah internasional, Chatib terlibat dalam Dewan Penasihat Bank Dunia terkait gender serta Kelompok Pakar Tingkat Tinggi Independen mengenai iklim keuangan untuk COP27 dan COP28.
Kariernya di birokrasi dimulai sebagai Anggota Tim Penasihat Tim Nasional untuk Perundingan Perdagangan Internasional pada 2005-2012, Staf Khusus Menteri Keuangan, hingga Kepala BKPM.
Pada tahun 2024, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik mantan Menteri Keuangan ini untuk mengemban tugas baru sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow