PSG Imbangi Lille 2-2 di Decathlon Arena
Lille membuang keunggulan dua gol dan harus puas bermain imbang 2-2 saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) dalam lanjutan Ligue 1 2026/2027 di Decathlon Arena - Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.
Tuan rumah sempat memimpin melalui gol Hakon Arnar Haraldsson pada menit ke-21 dan Dilane Bakwa pada menit ke-84. Namun, PSG berhasil membuyarkan kemenangan Lille lewat dua gol balasan yang dicetak Vitinha pada menit ke-91 serta Marquinhos pada menit ke-95.
Pemain belakang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tampil sebagai pemain pengganti untuk Lille sejak menit ke-80 menggantikan Haraldsson. Selama sepuluh menit berada di lapangan, Verdonk mencatatkan empat kali sentuhan bola, satu aksi bertahan, satu tekel, dan satu recoveries.
Pelatih Lille, Davide Ancelotti, memberikan tanggapan terkait hasil pertandingan dan performa anak asuhnya seusai laga berakhir.
"Sulit untuk mengatakan kami bisa tampil lebih baik karena kami bertahan dengan sangat baik dalam banyak situasi di dalam kotak penalti," ungkap Davide Ancelotti, pelatih Lille.
Ancelotti juga memuji kualitas individu pemain lawan yang menjadi pembeda pada momen-momen kritis pertandingan.
"Kedua peluang itu lahir dari aksi pemain hebat, Vitinha, yang mampu melakukan hal-hal berkualitas tinggi, baik saat berada di depan gawang maupun melalui operannya. Saya tidak bisa mencela pemain saya. karena saya sangat senang. Bagi saya, mereka pemenangnya," lanjut Ancelotti.
Meskipun kapten tim Benjamin Andre sempat melayangkan protes keras kepada wasit Eric Wattellier terkait masa perpanjangan waktu, sang pelatih memilih untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut.
"Tambahan waktunya tiga menit, lalu PSG mencetak gol dan mereka menambahkan satu menit lagi. Menurut saya, tendangan sudut terjadi sebelum menit ke-94. Setelah itu, semua bergantung interpretasi wasit," lanjut Ancelotti.
Ia menganggap kepemimpinan wasit bukan menjadi alasan utama kegagalan timnya memetik poin penuh.
"Saya rasa ini bukan saatnya membahas soal kepemimpinan wasit; itu hanyalah detail kecil. Ya, dia sebenarnya bisa saja meniup peluit setelah Berke Ozer menyentuh bola, tetapi bukan itu yang ingin kita bahas di sini. Itu bukan kesalahan fatal dari wasit," tegas Ancelotti.
Hasil imbang ini menempatkan Lille di posisi puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi empat poin dari dua laga, sebelum tim-tim lain menyelesaikan pertandingan pekan kedua pada Minggu (30/8/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow