Rafa Benitez Ungkap Faktor Politik Hambat Karier Singkat Xabi Alonso di Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Mantan pelatih Real Madrid, Rafa Benitez, mengungkap alasan Xabi Alonso menjalani karier yang sulit dan singkat di klub tersebut karena faktor politik internal yang rumit. Pernyataan ini disampaikan Benitez dalam wawancara dengan BBC pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Benitez membandingkan pengalamannya dengan Alonso yang sama-sama menghadapi dinamika internal klub meski memiliki pendekatan kepelatihan yang terstruktur dan detail.

"Di Real Madrid, seperti yang Anda katakan, Xabi memiliki banyak kesamaan dengan saya. Dia suka bekerja, mengatur berbagai hal, kemudian berbicara dengan para pemain mengenai apa yang ingin mereka lakukan," ujar Benitez.

"Tetapi di Real Madrid, ada banyak politik yang terlibat. Mungkin itulah yang membuat semuanya menjadi lebih rumit," tambahnya.

Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Juni 2025, namun hanya bertahan hingga Januari 2026. Meski tidak dipecat, masa kepelatihannya diwarnai ketegangan dalam skuad, termasuk dengan pemain Vinicius Junior, seperti dilansir dari Bola.

Selama 34 pertandingan, Alonso membawa Real Madrid meraih 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.

Benitez pun mengingat pengalamannya sendiri sebagai pelatih Real Madrid musim panas 2015 hingga Januari 2016, dengan catatan 16 kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam 24 pertandingan. Ia juga berhasil membawa klub finis juara grup Liga Champions sebelum digantikan Zinedine Zidane.

Benitez menilai dirinya dan Alonso memiliki metode kerja yang terstruktur dan mencoba menerapkan filosofi masing-masing dalam menghadapi tekanan di Bernabeu.

"Menangani Real Madrid bukan hanya soal taktik dan hasil pertandingan. Hubungan dengan pemain serta dinamika internal klub juga memiliki pengaruh besar," ujar Benitez.

Setelah meninggalkan Real Madrid, Alonso mempertahankan reputasi positif. Dia sukses besar bersama Bayer Leverkusen dengan membawa klub meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal tanpa terkalahkan musim 2023/2024, serta mengantar tim ke final Liga Europa.

Kini Alonso melanjutkan karier kepelatihannya bersama Chelsea dan memulai dengan kemenangan dalam debutnya di Premier League, menjadi pelatih pertama sejak 2018 yang membawa tim mencetak tiga gol dalam pertandingan debut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed