Raissa Anggiani dan Yung Caters Kolaborasi Lagu Pop Baru
Raissa Anggiani berkolaborasi dengan Yung Caters dalam sebuah lagu pop baru yang menawarkan warna musik lebih fun dibanding karya Raissa sebelumnya, dilansir dari Detikcom.
Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan pop dengan karakter vokal yang saling melengkapi antara Raissa dan Yung Caters. Proses kreatif lagu tersebut berlangsung cepat dan melibatkan ide dari empat anggota tim.
Raissa menyatakan, "Aku juga dari dulu suka lagu-lagu yang easy listening dan bisa dibawa joget. Musik yang aku buat secara personal biasanya cukup banyak bercerita tentang kesedihan dan cinta. Sementara lagu ini lebih fun. So, I love it," ujar Raissa.
Proyek ini menjadi kesempatan bagi Raissa untuk keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi musik yang disukainya.
"Sebenarnya karakter suara kami tidak terlalu berbeda. Justru suara kami cukup saling melengkapi," jelas Raissa.
Raissa mengungkapkan tantangan menulis lagu dari nol bersama musisi lain, apalagi lintas genre.
"Tantangannya mungkin karena aku baru mencoba menulis lagu dari nol bersama orang lain. Apalagi ini lintas genre, sehingga kami harus beradaptasi," ungkap Raissa.
Raissa juga belajar memahami idealisme musik Yung Caters dan menyesuaikan karakter musiknya dengan warna baru tersebut.
"Dia punya idealisme dalam genrenya, sehingga aku sedikit banyak belajar tentang genre tersebut. Aku juga harus melepaskan sebagian idealisme dan karakter pribadi untuk masuk ke genre baru, tetapi tetap dengan versi aku," jelas Raissa.
Dari sisi Yung Caters, ia turut keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi pop dan R&B setelah sebelumnya banyak berkarya di hip-hop.
"Kalau aku, tantangannya lebih kepada menulis lirik dan mencari nada. Sebelumnya aku berada di genre hip-hop, lalu sekarang mencoba pop dan R&B," kata Yung Caters.
Proses pembuatan lagu yang cepat, sekitar satu hingga dua jam, karena setiap anggota bebas menyampaikan ide. Raissa menyebut, "Kami berempat saling memberikan ide. Banyak ide yang muncul dan kami tidak malu untuk mengeluarkan apa pun yang ada di kepala. Jadi prosesnya lebih terasa seperti bersenang-senang dan bereksplorasi."
Dari segi cerita, lagu ini menawarkan kisah cinta yang berbeda dengan membalik pola cerita percintaan yang biasanya menempatkan laki-laki sebagai pihak bersalah.
"Dalam cerita percintaan, biasanya cowok yang dianggap sebagai pihak yang jahat. Namun, di lagu ini ceritanya kami balik. Justru si cewek yang menjadi pihak yang jahat," ujar Yung Caters.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow