Rayo Vallecano Jamu Deportivo Alaves di Stadion Butarque Leganes

Smallest Font
Largest Font

Rayo Vallecano menghadapi Deportivo Alaves pada laga pekan kedua LaLiga di Stadion Butarque, Leganes, pada 20 Agustus 2026 pukul 15.00 waktu setempat, menyusul penangguhan izin Stadion Vallecas oleh otoritas regional Madrid.

Pemindahan lokasi pertandingan terpaksa dilakukan setelah Pemerintah Daerah Madrid mencabut izin penggunaan Stadion Vallecas karena ditemukannya sejumlah pelanggaran regulasi keselamatan dan masalah pemeliharaan infrastruktur arena.

Permohonan penundaan laga yang diajukan kubu tuan rumah ditolak pihak pengelola kompetisi LaLiga, sehingga laga dialihkan ke markas CD Leganes yang berkapasitas 12.454 penonton, dengan wasit Jose Luis Munuera Montero memimpin jalannya duel.

"Kami sangat kecewa dan frustrasi," kata Benat San Jose, Pelatih Rayo Vallecano.

San Jose menjelaskan bahwa skuadnya semula telah mempersiapkan diri dengan asumsi perizinan stadion kandang mereka dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pertandingan bergulir.

"Pihak klub telah memberi tahu saya selama beberapa hari terakhir bahwa semua dokumen dan izin sudah beres, tetapi mereka belum memberi wewenang kepada kami untuk bermain... Hingga pagi ini, kami menunggu untuk melihat apakah kami bisa bermain di Vallecas," kata Benat San Jose, Pelatih Rayo Vallecano.

Kekecewaan juru taktik tersebut bertambah lantaran timnya harus kehilangan atmosfer dukungan suporter penuh di kandang sendiri saat berupaya bangkit dari kekalahan laga pembuka.

"Itu tidak terjadi pada kami; kami telah ditolak opsi untuk bermain di stadion kami, dan ini bukan situasi yang mudah," kata Benat San Jose, Pelatih Rayo Vallecano.

Pemerintah Daerah Madrid selaku pemilik aset stadion mengeluarkan pernyataan resmi mengenai landasan teknis di balik pembekuan izin operasional fasilitas olahraga tersebut.

"Audit tersebut memberikan hasil yang cukup suram mengenai pemeliharaan stadion," kata Pemerintah Daerah Madrid, Pemilik Stadion Vallecas.

Otoritas regional menegaskan bahwa langkah penghentian sementara operasional diambil guna memastikan perbaikan menyeluruh berjalan demi keamanan publik.

"Pemerintah Daerah Madrid telah memutuskan untuk menangguhkan sementara konsesi guna melaksanakan reformasi ini. Tidak ada cara untuk menjamin bahwa sesuatu tidak akan terjadi," kata Pemerintah Daerah Madrid, Pemilik Stadion Vallecas.

Hasil audit pemerintah juga menyoroti kondisi fisik bangunan arena yang dinilai sudah tidak memadai.

"Keusangan yang meluas," kata Pemerintah Daerah Madrid, Pemilik Stadion Vallecas.

Laporan audit yang sama turut memaparkan temuan terkait pelanggaran standar keselamatan yang dinilai cukup fatal.

"Ketidakpatuhan peraturan yang parah," kata Pemerintah Daerah Madrid, Pemilik Stadion Vallecas.

Sebelum kesepakatan pemakaian Stadion Butarque tercapai, manajemen klub telah melayangkan surat permohonan dispensasi kepada operator liga karena menilai pemindahan venue merugikan tim.

"Kerugian serius," kata Manajemen Rayo Vallecano, Pihak Klub.

Di atas lapangan, Rayo Vallecano menempati peringkat ke-18 klasemen setelah takluk 2-1 dari Sevilla pada pekan pertama, serta kehilangan bek Nobel Mendy ke Hull City, Pep Chavarria ke Chelsea, dan Luiz Felipe yang cedera.

Sebaliknya, Deportivo Alaves asuhan pelatih Quique Sanchez Flores memimpin puncak klasemen sementara LaLiga usai memetik kemenangan telak 3-0 atas Getafe pada pertandingan pembuka musim.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed