Real Betis Kalahkan Real Madrid 1-0 di La Liga
Real Betis menghentikan rekor kemenangan sempurna Real Madrid dengan skor 1-0 dalam laga pekan keempat La Liga di Stadion La Cartuja, Sabtu, 5 September 2026 dini hari WIB. Gol tunggal dicetak oleh pemain pengganti Troy Parrott pada menit ke-81.
Kemenangan tuan rumah dipastikan setelah kiper Alvaro Valles menggagalkan eksekusi penalti Kylian Mbappe pada masa tambahan waktu. Penalti dianugerahkan akibat pelanggaran Natan terhadap Vinicius Junior di dalam kotak terlarang. Valles tampil menawan dengan mencatatkan rating 8,23 dan terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Sebelumnya, Real Madrid sempat mencetak gol balasan lewat tendangan salto Carlos Espi pada menit ke-87. Namun, Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut karena posisi pemain yang berada dalam keadaan offside. Wasit Hernandez Hernandez juga mendapat penilaian buruk 4,75 dari platform analisis Archivo VAR akibat sejumlah keputusan kontroversial.
Laga ini juga diwarnai insiden teknis di awal permainan. Laga sempat terhenti lima kali dalam sembilan menit pertama karena bola pertandingan kekurangan tekanan. Petugas akhirnya memeriksa dan memompa ulang sebanyak 14 bola sebelum laga dilanjutkan.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai timnya mendominasi alur permainan dan menciptakan banyak peluang. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala utama Los Blancos sepanjang laga.
"Tim saya memainkan pertandingan yang hebat, dan terkadang Anda kalah tanpa tahu penyebabnya," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Mourinho menegaskan tidak menyalahkan performa individu para pemainnya meski gagal mengamankan poin di markas lawan.
"Kami mendominasi, mengendalikan segalanya, banyak serangan, banyak peluang. Jika kami seri kami akan merasa frustrasi, jadi bayangkan bagaimana perasaan kami setelah kalah," ujar Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Ia juga menyoroti perbedaan kecerdikan antara pemain kedua tim saat menghadapi situasi pelanggaran di lapangan.
"Para pemain Betis lebih cerdik daripada para pemain Madrid, yang sangat jujur. Dengan dukungan suporter yang luar biasa, mereka berhasil mendapatkan keuntungan semacam itu," tutur Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Mourinho menambahkan bahwa anak asuhnya bertindak terlalu polos dalam merespons kontak fisik dengan lawan.
"Para pemain Betis dalam pengertian ini lebih cerdas daripada para pemain Real Madrid; pemain Real Madrid itu polos dan naif. Pada momen pertama dalam pertandingan, ada kartu kuning yang jelas untuk pemain yang menendang Valverde. Dan setelah satu menit berikutnya, kartu kuning lain untuk pemain yang melakukan pelanggaran penting terhadap Vinicius," ungkap Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Ia menilai reaksi pemain tuan rumah berlebihan saat mengalami pelanggaran hingga memengaruhi keputusan di lapangan.
"Tetapi para pemain Real Madrid langsung bangkit, sementara pemain Betis lebih cerdas, dan tentu saja dengan dukungan suporter luar biasa yang mendorong dan menekan, mereka mendapatkan hal-hal semacam itu," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Pelatih asal Portugal tersebut memberikan contoh konkret mengenai perbedaan respons antarpemain dari kedua tim.
"Tidak... mungkin saya salah menjelaskan. Tim telah bekerja sangat keras, dan saya tidak punya apa pun untuk disalahkan kepada pemain mana pun; mereka memberikan segala yang mereka miliki. Yang saya maksud dengan kata naif atau lugu adalah bahwa ada situasi-situasi jelas tertentu, seperti kartu kuning sederhana; misalnya menginjak kaki... itu adalah kasus jelas yang layak mendapat kartu kuning," ujar Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Mourinho memuji sikap kapten timnya yang tidak berpura-pura cedera saat dilanggar.
"Pada menit pertama terjadi injakan pada kaki Fede Valverde, dan ia tetap berdiri di atas kakinya... dan itu adalah hal yang membanggakan sebagai kapten Real Madrid, itu adalah hal yang saya puji darinya. Tetapi untuk memberimu contoh dari sisi lain: anak muda itu (salah satu pemain Betis) yang tergeletak, dan tampak seolah-olah ia mati di depan bangku cadangan kami... saya kira ambulans akan datang untuk membawanya, tetapi pada akhirnya tidak ada kebutuhan akan mobil ambulans!" tutur Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Kekalahan ini menjadi hasil negatif pertama Real Madrid setelah memenangi tiga pertandingan awal musim.
"Dalam pengertian inilah saya mengatakan itu kepadamu. Ketika kamu menjalani pertandingan melawan tim yang memiliki budaya semacam ini dan mentalitas ini, maka hal itu menjadi faktor yang merugikanmu," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow