Karier Militer Ryamizard Ryacudu Berfokus pada Doktrin Bela Negara
Rekam jejak karier militer mendiang Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu di Indonesia ditandai dengan penguatan doktrin Bela Negara sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan bangsa. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut memiliki perjalanan panjang di satuan tempur dan komando teritorial sebelum menduduki jabatan menteri.
Berdasarkan laporan Media Indonesia pada Minggu (31/5/2026), alumnus Akademi Militer tahun 1974 ini mulai dikenal publik secara luas saat menjabat Panglima Kodam Jaya pada masa transisi politik. Kariernya kemudian menanjak menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang berfokus pada kesiapan tempur.
Puncak pengabdiannya di militer tercapai ketika ia mengemban tugas sebagai KSAD pada periode 2002-2005. Pada masa jabatan ini, ia dikenal vokal menyuarakan kedaulatan negara dan menolak kompromi terhadap ancaman disintegrasi bangsa.
Konsep Bela Negara yang diwariskannya menekankan bahwa pertahanan merupakan kewajiban seluruh warga negara untuk menghadapi ancaman non-fisik dan ideologi. Setelah purnatugas dari militer, ia melanjutkan pengabdian sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 yang gencar memodernisasi Alutsista.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow