Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Kamboja

Smallest Font
Largest Font

Pelatih John Herdman menunjuk bek tengah Rizky Ridho sebagai kapten Timnas Indonesia dalam pertandingan perdana Grup A Piala AFF 2026 melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) pukul 20.30 WIB.

Keputusan tersebut diambil karena kapten utama Jay Idzes tidak diboyong ke turnamen ini akibat kebijakan pelatih yang memprioritaskan pemain dari Super League. Meski baru berusia 24 tahun, pemain Persija Jakarta itu dipercaya memimpin rekan-rekannya di lapangan, mengungguli sejumlah pemain senior lain.

Selain aksi di lapangan, seluruh 26 pertandingan Piala AFF 2026 disiarkan secara gratis melalui kanal YouTube YB milik Reza Arap hasil kemitraan dengan MNC Group dan Sportfive. Pemilik saluran tersebut sempat memberikan tanggapannya mengenai antusiasme penonton pada tayangan perdana.

"75k viewers bukan timnas yang main. Gua pusing banget, wave macam apa, terlalu gila ini," kata Reza Arap, Pemilik Kanal YouTube YB.

Reza menambahkan bahwa siaran digital tersebut mengusung konsep interaktif dan bebas dengan menghadirkan studio serta pemandu siaran.

"Kesempatan ini gak dapat 14 kali, jadi just do it. Marapthon cukup, ya cukup. Nanti kita gak terpaku ke sport-nya, tapi kita bakal bebas," kata Reza Arap, Pemilik Kanal YouTube YB.

Di tempat terpisah, persaingan Grup A juga mempertemukan Singapura dan Timor Leste. Pelatih Singapura Gavin Lee menegaskan pentingnya meraih poin penuh tanpa memandang remeh lawan.

"Itu tidak masalah bagaimana kami menang. Yang paling penting adalah kami mengamankan kemenangan," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Lee mengulas bahwa kekalahan Timor Leste dari Vietnam di laga sebelumnya tidak menggambarkan kekuatan mereka yang sebenarnya.

"Ketika Anda menyaksikan pertandingan antara Vietnam dan Timor-Leste, skor akhir mungkin menguntungkan Vietnam. Timor-Leste memiliki periode penguasaan bola dan menyulitkan Vietnam. Mereka adalah tim yang terorganisir dengan baik, tetapi kualitas Vietnam akhirnya terlihat," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Ia menyoroti konsentrasi lawan yang kendur pada momen-momen krusial saat kebobolan.

"Gol-gol yang bersarang di gawang Timor-Leste terjadi dalam waktu yang berdekatan, sehingga mungkin mereka tidak mengelola momen-momen penting tersebut dengan cukup baik. Namun, kami tidak boleh membiarkan skor itu saja membentuk pandangan kami terhadap lawan," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Pendekatan taktis yang hati-hati tetap disiapkan Singapura demi mengantisipasi kejutan.

"Kami harus sangat berhati-hati untuk tidak membiarkan hasil itu menentukan apa yang kami pikirkan tentang Timor-Leste menjelang pertandingan besok," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan Lee dengan memperhitungkan reaksi lawan di atas lapangan.

"Hal yang sulit tentang sepak bola adalah ini bukan hanya tentang apa yang kami lakukan. Reaksi lawan juga memainkan peran," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Menurutnya, efektivitas strategi sangat bergantung pada momentum yang tercipta di dalam pertandingan.

"Jika lawan bereaksi buruk tetapi kami tidak memanfaatkannya, tidak ada yang akan terjadi. Jika mereka bereaksi baik, kami mungkin tetap tidak dapat memanfaatkannya meskipun kami melakukan hal yang benar," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Kesiapan tim menjadi kunci utama sebelum menjalani pertandingan kandang perdana mereka.

"Hanya ketika lawan bereaksi buruk dan kami merespons dengan baik, kami mungkin mencapai hasil yang kami inginkan. Oleh karena itu, terlalu menyederhanakan jika hanya fokus pada apa yang ingin kami lakukan tanpa mempertimbangkan lawan," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Kekecewaan pada laga awal dijadikan bahan perbaikan untuk tampil lebih baik.

"Seperti yang saya sampaikan setelah pertandingan di Kamboja, kami tidak puas dengan apa yang kami tampilkan di sana," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Lee meyakini para pemainnya memiliki motivasi tinggi untuk bangkit dan mengamankan kemenangan.

"Hal baiknya adalah kami memiliki pertandingan lain besok. Para pemain bersemangat untuk kembali ke sana dan memberikan penampilan yang bisa kami banggakan," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.

Pemain belakang Singapura Ilhan Fandi turut menyuarakan tekad timnya untuk memperbaiki performa.

"Kami semua telah merefleksikan apa yang terjadi, dan kami tahu kami mampu tampil jauh lebih baik daripada apa yang kami tunjukkan hari itu," kata Ilhan Fandi, Pemain Timnas Singapura.

Ia menegaskan fokus tim adalah mengamankan tiga poin meski memiliki waktu pemulihan yang singkat.

"Kami hanya memiliki waktu dua hari untuk memulihkan diri, tetapi kami ingin memberikan penampilan yang lebih baik dan meraih tiga poin lagi," kata Ilhan Fandi, Pemain Timnas Singapura.

Ilhan menganggap tekanan pertandingan sebagai dorongan ekstra untuk tampil maksimal.

"Saya menyukai tekanan karena itu mendorong saya untuk menjadi lebih baik lagi bagi negara saya," kata Ilhan Fandi, Pemain Timnas Singapura.

Meski begitu, ia mengingatkan rekannya untuk mewaspadai skema serangan balik Timor Leste.

"Mencetak gol di pertandingan terakhir merupakan penambah semangat, tetapi Timor-Leste telah berkembang pesat dan berbahaya dalam serangan balik, jadi kami perlu mewaspadai hal itu dan tidak boleh terlalu percaya diri. Hal terpenting bagi kami adalah memberikan penampilan yang baik dan mendapatkan tiga poin besok," kata Ilhan Fandi, Pemain Timnas Singapura.

Dari kubu Timor Leste, pelatih Zé Pedro mengakui hasil buruk pada laga pembuka menjadi pelajaran berharga.

"Jelas, itu adalah kekalahan yang berat bagi kami," kata Zé Pedro, Pelatih Timnas Timor Leste.

Juru taktik asal Portugal tersebut meminta pasukannya fokus penuh menatap laga berikutnya.

"Namun, hal utamanya adalah tidak terus memikirkan atau membicarakan pertandingan itu," kata Zé Pedro, Pelatih Timnas Timor Leste.

Ia memastikan timnya berbenah demi meraih hasil positif pada pertandingan mendatang.

"Respons terbaik adalah menatap ke depan dan bersiap sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya melawan Singapura. Tujuan kami adalah bertanding dan terus berkembang sebagai sebuah tim," kata Zé Pedro, Pelatih Timnas Timor Leste.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed