Roberto Martinez Puji Ronaldo dan Modric Jelang Laga di Toronto
Pelatih Portugal Roberto Martinez memberikan pujian tinggi kepada Cristiano Ronaldo dan Luka Modric menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Toronto, Kanada, pada 1 Juli 2026. Martinez menilai kedua kapten veteran tersebut sebagai ikon global yang telah melampaui kritik publik dan menjadi panutan bagi generasi muda.
Pertandingan ini menjadi kali kelima bagi Martinez menghadapi Kroasia sepanjang karier kepelatihannya, dengan catatan yang cukup berimbang saat menukangi Portugal maupun Belgia. Menilai pengaruh besar kedua pemain di kancah sepak bola modern, Martinez menyampaikan pandangannya kepada media.
"Kita sedang membicarakan pemain yang berada di atas opini publik. Mereka adalah ikon dunia. Karier panjang yang mereka jalani membuat mereka istimewa.
Luka Modric, yang berusia lebih dari 40 tahun, terus bermain dalam banyak pertandingan. Hal yang sama berlaku bagi kapten kami, Cristiano Ronaldo," ujar Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
Ronaldo kini tengah menjalani Piala Dunia keenamnya, sementara Modric mencatatkan penampilan kelima di turnamen akbar ini setelah sebelumnya membawa Kroasia menjadi finalis pada 2018 dan meraih posisi ketiga pada 2022. Hubungan keduanya yang pernah bermain bersama di Real Madrid antara 2012 hingga 2018 dinilai memberikan ketangguhan mental yang krusial di babak gugur.
“Usia hanyalah angka. Yang penting adalah apa yang mereka lakukan dan peran penting mereka sebagai teladan di ruang ganti. Modric adalah teladan bagi jutaan atlet dan generasi baru pesepakbola.” kata Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
Selain faktor kepemimpinan, kubu Portugal juga bersiap menghadapi tantangan cuaca panas ekstrem di Kanada setelah sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Palm Beach. Martinez membantah anggapan bahwa adaptasi cuaca akan memberikan keuntungan khusus bagi salah satu tim di fase krusial ini.
"Tidak ada keunggulan di Piala Dunia," ucap Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
Pertandingan babak gugur ini juga diprediksi akan menyajikan pertarungan teknis yang ketat di lini tengah karena kedua tim memiliki karakter permainan yang dominan dalam penguasaan bola. Mantan analis taktik tersebut menegaskan bahwa pemenang laga akan ditentukan oleh tim yang mampu mendikte jalannya tempo permainan.
“Kuncinya adalah mencoba mengarahkan permainan ke arah yang kami inginkan. Kedua tim menyukai dan membutuhkan bola untuk menyerang dan bertahan. Kuncinya adalah mengendalikan aspek tersebut. Kami sudah pernah saling berhadapan di Nations League, jadi tidak ada rahasia,” pungkas Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow