Ruben Amorim Puji Pergerakan AC Milan Pada Bursa Transfer Musim Panas 2026

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Ruben Amorim memuji manuver AC Milan pada bursa transfer musim panas 2026 setelah klub mengeluarkan dana sebesar 165,05 juta euro untuk memperkuat kedalaman skuad, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pengeluaran tersebut menjadikan AC Milan sebagai tim dengan belanja terbesar di Liga Italia. Dua rekrutan termahal kompetisi tersebut mencakup Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain senilai 74 juta euro termasuk biaya tambahan dan Diego Moreira seharga 65 juta euro, di samping perekrutan Mario Gila dari Lazio.

Amorim menegaskan bahwa kualitas para pemain baru akan membantu tim mengarungi musim yang panjang. Ia menekankan pentingnya keselarasan pemain baru dengan nilai serta cara kerja klub demi memberikan dampak nyata.

"Mengenai bursa transfer, saya sangat senang. Jika melihat semua nama yang didatangkan, saya rasa kami bisa mengatakan bahwa kami memiliki pemain-pemain baru yang top dan akan sangat membantu kami," kata Amorim.

Evaluasi menyeluruh terhadap profil pemain menjadi kunci sebelum klub memutuskan untuk mendatangkan amunisi baru ke dalam tim.

"Saya juga ingin berbicara mengenai cara kami melakukan berbagai hal di klub. Semua pemain yang datang harus selaras dengan kami. Jika tidak demikian, tidak ada gunanya mengejar pemain tertentu. Ini merupakan evaluasi yang sangat penting," lanjutnya.

Mengenai efektivitas perekrutan pemain baru, Amorim memberikan penilaian penuh terhadap langkah manajemen di bursa transfer.

"Saya harus memberikan nilai? 10/10. Para pemain saya adalah yang terbaik di dunia. Setiap pemain yang kami rekrut sangat sempurna untuk tim kami," tegas Amorim.

Di lini depan, Amorim memilih untuk memberikan kesempatan kepada penyerang muda Francesco Camarda daripada mendatangkan opsi tambahan. Langkah ini diambil karena fleksibilitas lini serang dinilai sangat krusial untuk menghadapi pola pertahanan ketat di Italia.

"Mengenai lini serang, kami perlu memberikan ruang kepada Camarda. Saya rasa kami bisa bermain dengan tiga pemain di depan yang bisa saling bertukar posisi," ujar Amorim.

Rotasi posisi di barisan depan dianggap mampu membongkar pertahanan lawan yang menerapkan taktik penjagaan area secara ketat.

"Anda bisa melihat ada banyak penjagaan satu lawan satu di sini, di Italia. Jadi terkadang, mengubah penyerang menjadi Pulisic bisa membantu, misalnya. Saya rasa kami memiliki tim yang seimbang, Camarda akan mendapatkan ruang," pungkasnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed