Konflik Timur Tengah Tekan Rupiah ke Level Rp17.601 per Dolar AS

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami depresiasi tajam hingga menyentuh level Rp17.601,57 pada Rabu (13/5/2026). Penurunan nilai mata uang ini dipicu oleh akumulasi tekanan internal serta eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mengganggu jalur perdagangan global.

Koreksi ini menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan posisi pada Selasa (12/5/2026) yang berada di level Rp17.502,08 per dolar AS. Laju pelemahan tersebut bahkan melampaui titik terendah sepanjang pekan lalu yang tercatat di angka Rp17.512,13 berdasarkan data laporan Kontan.

Kombinasi faktor internal dan eksternal menjadi penyebab utama beratnya tekanan terhadap mata uang Garuda. Meski faktor domestik turut berpengaruh, sentimen negatif dari luar negeri disebut memberikan hantaman yang lebih kuat pada periode ini.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang terus meningkat menjadi sorotan utama pasar keuangan global. Kondisi semakin memburuk menyusul keputusan penutupan kembali Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital pengiriman energi dunia.

Penutupan selat tersebut secara langsung mempengaruhi persepsi risiko investor terhadap pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. Stabilitas nilai tukar rupiah saat ini bergantung pada strategi mitigasi dampak dari gangguan jalur distribusi global tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed