Saddil Ramdani Tinggalkan Persib Bandung Jelang BRI Super League
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku terkejut terkait kabar mendadak kepindahan Saddil Ramdani dari skuad Maung Bandung di tengah persiapan menghadapi laga perdana BRI Super League 2026/2027 pada Jumat (4/9/2026) malam, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keputusan tersebut dinilai mengejutkan karena Saddil masih terlihat mengikuti sesi latihan tim di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (3/9/2026) pagi untuk menghadapi PSM Makassar.
Umuh Muchtar memberikan tanggapan terkait kabar mengejutkan soal status pemain sayap tersebut di timnya.
"Saya baru tahu dan saya tidak tahu sama sekali. Saya sangat kaget ada kabar Saddil keluar," tegas Umuh saat dihubungi, Jumat (4/9/2026) malam.
Kendati merasa kaget, Umuh menyatakan tetap menghormati wewenang jajaran pelatih dalam menentukan komposisi pemain.
"Tapi saya hormati juga karena keputusan ada di pelatih. Saya tidak bisa apa-apa, saya tidak bisa intervensi permasalahan pemain. Cuma saya sangat kaget saja," lanjut Umuh.
Meskipun mengakui peran penting sang pemain selama membela Maung Bandung, Umuh memilih menyerahkan seluruh kebijakan teknis kepada tim pelatih.
"Tapi apa pun juga karena itu keputusan pelatih, saya tidak bisa intervensi. Saya serahkan kepada pelatih semuanya," tutur Umuh yang juga menjabat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat.
Pria yang mengantar Persib meraih hattrick gelar juara ini juga menyayangkan situasi yang dialami pemain bernomor punggung 67 tersebut di tengah kondisi pribadinya.
"Kasihan juga Saddil, dia masih dalam suasana berkabung setelah rumah orang tuanya ludes terbakar, sekarang dia tiba-tiba harus dipinjamkan ke klub lain," ucap Umuh.
Di sisi lain, Saddil Ramdani telah menyampaikan sinyal perpisahan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya mengenai keputusannya meninggalkan Persib Bandung.
"Saya menerima keputusan dengan anggun, bukan karena saya kekurangan keberanian untuk mempertanyakannya, tetapi karena saya telah belajar bahwa tidak setiap pintu dimaksudkan untuk tetap terbuka," kata Saddil.
Pemain Timnas Indonesia itu menambahkan bahwa perubahan arah karier ini tidak akan memengaruhi pandangan atas kemampuan dirinya.
"Saya tahu nilai saya, dan saya percaya pada jalan di depan. Beberapa keputusan mungkin mengubah arah perjalanan, tetapi mereka tidak akan pernah mendefinisikan nilai orang yang melangkah di atasnya," lanjut Saddil.
Ia juga menegaskan mengakhiri masa baktinya di klub tanpa rasa amarah dan memilih fokus menatap langkah berikutnya.
"Saya pergi dengan hormat, tidak membawa kemarahan, dan melangkah maju dengan percaya diri yang tenang," tuturnya.
Pemain berposisi penyerang sayap tersebut menutup perpisahannya dengan optimisme terhadap perjalanan kariernya mendatang.
"Apa yang dimaksudkan untuk saya tidak akan pernah memaksa saya untuk kehilangan diri saya sendiri untuk mendapatkannya," pungkas Saddil.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow