San Jose Earthquakes Antisipasi Thomas Müller Menjelang Laga Kontra Vancouver
Pelatih kepala San Jose Earthquakes Bruce Arena bersiap menghadapi bintang Vancouver Whitecaps Thomas Müller dalam laga lanjutan kompetisi Wilayah Barat Major League Soccer (MLS) di PayPal Park pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pertandingan krusial ini mempertemukan dua tim papan atas yang sama-sama telah mengumpulkan 29 poin dari total 21 pertandingan gabungan berdasarkan statistik Field Level Media yang dilansir dari mlssoccer.com.
Tuan rumah San Jose Earthquakes dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh menyusul cedera yang dialami oleh Timo Werner dan Niko Tsakiris, sehingga posisi penjaga gawang utama dipercayakan kepada Daniel.
"It was a good goal, obviously coming in the first couple minutes of the game. ... Nick played a good 90 minutes," ujar Bruce Arena, Pelatih San Jose.
Kendati skuadnya pincang, Arena tetap percaya pada kemampuan tim dan memuji ketajaman lini serang mereka, terutama performa impresif dari Preston Judd.
"And Preston Judd continues to do his job as a center forward and scored another goal, so that's a real positive," kata Bruce Arena, Pelatih San Jose.
Jadwal padat berupa 12 pertandingan sejak 11 April juga menjadi sorotan mantan pelatih tim nasional Amerika Serikat tersebut sebelum kompetisi memasuki masa istirahat.
"The break is the break," ucap Bruce Arena, Pelatih San Jose.
Arena menegaskan manajemen waktu yang baik selama masa jeda kompetisi domestik akan sangat krusial untuk mengembalikan kebugaran fisik seluruh pemainnya.
"It'll certainly be different in this league. We're not used to something like this. Obviously, most leagues in the world are off during this time. The odd part with us is it’s the middle of our season, so that’ll be challenging. But we are prepared to have a good schedule during the break where we can get our guys back into form and hopefully be ready for the second half of the season," tutur Bruce Arena, Pelatih San Jose.
Terkait kekuatan tim tamu, Arena mewaspadai potensi ditimbulkannya ancaman oleh penyerang veteran asal Jerman, Thomas Müller, yang dilaporkan berpeluang besar untuk diturunkan.
"I’m sure he’s playing," ujar Bruce Arena, San Jose head coach.
Pelatih San Jose tersebut meyakini bahwa rekam jejak panjang serta kematangan taktik yang dimiliki Müller akan menguji kedisiplinan barisan pertahanan timnya.
"I don’t know if you’ve followed that gentleman at all. He’s been a pretty good player in his career, so that’ll be challenging," kata Bruce Arena, San Jose head coach.
Ia pun menuntut profesionalisme tinggi dan melarang para pemain pengganti untuk menjadikan badai cedera sebagai alasan di atas lapangan.
"Injuries are unfortunate," ujar Bruce Arena, San Jose head coach.
Di sisi lain, manajer Vancouver Whitecaps Jesper Sorensen memilih mengandalkan Takaoka di bawah mistar gawang demi meredam agresivitas tuan rumah sekaligus membalas kekalahan di BC Place Maret lalu.
"It has to be, right?" ujar Jesper Sorensen, Whitecaps head coach.
Sorensen menyebut konsistensi performa kedua tim di awal musim ini membuat atmosfer pertandingan papan atas tersebut menjadi sangat menarik bagi publik.
"It's two teams [who've] done an unbelievable first part of the season here. Combined, it's two losses for the two teams in [21] games, and one of them was because we played each other," kata Jesper Sorensen, Whitecaps head coach.
Sorensen menambahkan bahwa pertandingan ketat ini menyajikan tontonan yang menghibur bagi para penikmat sepak bola secara luas, bukan hanya bagi pendukung kedua klub.
"Of course, it should be an exciting game for people to follow, even though you are maybe not invested in one of the two teams. It should be an exciting game for the league, and we'll try to make it as exciting as possible," tutur Jesper Sorensen, Whitecaps head coach.
Tekad serupa diusung gelandang Vancouver Whitecaps Sebastian Berhalter yang termotivasi untuk memperbaiki catatan pertemuan kedua tim demi merebut takhta klasemen Supporters' Shield.
"I think it's a game that we're gonna want back," kata Sebastian Berhalter, Vancouver Best XI midfielder.
Satu-satunya kekalahan yang dialami Whitecaps sejauh musim ini didapatkan dari San Jose, yang menjadi pemantik evaluasi besar bagi skuad mereka.
"That's our [only] loss on the year, and it doesn't feel good. Every time you see one in that, or whatever number it is in the L [column], it's not fun. So, for us, we want to right that wrong," ujar Sebastian Berhalter, Vancouver Best XI midfielder.
Berhalter menyatakan seluruh anggota timnya sangat lapar untuk membuktikan bahwa mereka merupakan kesebelasan terbaik di Wilayah Barat saat ini.
"I think we're hungry to prove that we’re the best team in the West and the best team in the league," ucap Sebastian Berhalter, Vancouver Best XI midfielder.
Skuad asuhan Sorensen dipastikan bakal bermain menekan sejak awal laga guna membalas hasil minor yang mereka terima pada paruh pertama kompetisi.
"They got one on us, and we want to get one back, for sure," kata Sebastian Berhalter, Vancouver Best XI midfielder.
Sementara itu, penyerang San Jose Earthquakes Preston Judd menyadari upaya mempertahankan rekor sembilan laga tidak terkalahkan di PayPal Park membutuhkan perjuangan ekstra keras.
"Going against Vancouver is always going to be a hard game. When we went there, it was a battle and we grinded one out," ujar Preston Judd, Earthquakes striker.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow