Semen Padang FC Takluk Tujuh Gol dari Persebaya di Laga Kandang

Smallest Font
Largest Font

Semen Padang FC menderita kekalahan telak 0-7 saat menjamu Persebaya Surabaya dalam laga kandang terakhir musim ini di Stadion H. Agus Salim pada Jumat, 15 Mei 2026. Hasil ini memperburuk posisi Kabau Sirah yang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Gawang Iqbal Bachtiar yang melakoni debut kandangnya dibobol oleh trigol Bruno Paraiba serta gol tambahan dari Rivera, Catur, Moreira, dan Perovic. Kondisi tuan rumah semakin terpuruk setelah Ade Kristanto menerima kartu kuning kedua pada babak kedua.

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury mengakui keunggulan tim tamu dalam memaksimalkan setiap peluang yang ada di lapangan. Menurut Imran, anak asuhnya sebenarnya sudah memberikan perlawanan maksimal sepanjang waktu normal.

"Kami tidak ada punya alasan lagi, dengan para pemain telah memainkan pertandingan terakhir di kandang ini dengan semangat juang. Kami memiliki beberapa peluang, termasuk satu gol Guillermo yang dianulir, namun tim tamu lebih bisa memaksimalkan peluang gol," katanya, Jumat, 15 Mei 2026.

Strategi perubahan pemain dilakukan Imran dengan menarik Firman Juliansyah dan Kasim Botan untuk memasukkan Froese dan Kazaki. Namun, pergantian tersebut dinilai tidak memberikan perubahan signifikan terhadap alur serangan tim.

"Maksud kami ingin mendorong serangan agar lebih hidup, namun sekali lagi daya juang yang menentukan kualitas permainan tim di lapangan," ujarnya.

Imran juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain cadangan dan pemain muda seperti Ghifari Azhhari untuk merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi klub terhadap potensi pemain muda mereka.

"Menurunkan mereka di lapangan bukan hanya soal menit bermain, namun juga sebagai wujud profesionalitas klub kepada pemain muda untuk menunjukkan kualitas mereka," kata Imran.

Di sisi lain, Pelatih Persebaya Bernardo Tavarez menyatakan bahwa pertandingan di Padang tidak berjalan mudah bagi skuat Bajul Ijo. Tim tamu sempat mengalami kesulitan mengontrol permainan pada awal babak pertama sebelum akhirnya menemukan ritme yang tepat.

"Pertandingan ini sulit bagi kami, terutama pada 15 menit awal pertandingan berjalan. Namun kami beruntung, perlahan pemain mulai menemukan ritme serangan balik dengan memenangkan pertandingan," ujarnya.

Tavarez menyoroti performa Bruno Paraiba yang masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak besar lewat torehan tiga gol. Keputusan menurunkan Paraiba diambil setelah sang pemain dinyatakan pulih dari cedera otot pada pekan sebelumnya.

"Memasukkan Paraiba di laga ini murni taktis yang brilian. Dia sudah kembali pulih setelah cedera pada pekan lalu, kami melihatnya di bangku cadangan siap untuk dimainkan, tiga golnya ada bonus," kata Tavarez.

Laga ini sekaligus mematahkan rekor buruk Persebaya yang sebelumnya sulit meraih kemenangan saat bertandang ke markas Semen Padang. Berdasarkan laporan RRI, Semen Padang selanjutnya akan melakoni pertandingan penutup musim melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed