Siswa SMP Pribadi Depok Jadi Delegasi Termuda IFY 2026 di Rusia

Smallest Font
Largest Font

Seorang siswi kelas 3 SMP Pribadi Depok, Zhafirra Rabbani Yurianto, berhasil terpilih menjadi salah satu delegasi termuda asal Indonesia untuk mengikutsertakan diri dalam International Festival of Youth (IFY) 2026. Remaja berusia 14 tahun yang akrab disapa Firra ini dijadwalkan bertolak ke Ekaterinburg, Rusia, pada 11 September 2026 mendatang.

Keterlibatan Firra dalam ajang internasional ini diawali dari dorongan sang ibu. Seperti dilansir dari Detikcom, Firra yang awalnya tidak mengetahui informasi mengenai program tersebut memberanikan diri untuk mendaftar hingga akhirnya dinyatakan lolos seleksi.

"Sebetulnya daftar program ini Firra gak expect untuk diterima, dan my mom told me to believe in myself, dan ternyata Firra kaget tiba-tiba aku ditelpon sama orang Rusia sore-sore katanya, 'You're going to Russia'," kata Fira ditemui usai Pelepasan Delegasi Indonesia ke IFY 2026 di Russian House, Jalan Diponegoro, Nomor 12, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Program International Festival of Youth (IFY) merupakan wadah kolaborasi, dialog, serta pertukaran pengalaman lintas negara untuk mempererat kerja sama antar-generasi muda. Ajang global ini bakal dihadiri 10.000 pemuda dari 191 negara. Indonesia sendiri memfasilitasi 12 remaja rentang usia 14-17 tahun dan 82 pemuda usia 18-35 tahun, dengan pembiayaan penuh (fully funded).

"Dari abis aku pulang acara Rusia ini, aku berharap ide-ide yang aku dapat di Rusia ini bisa aku kembangin dan bisa buat aku berkembang lebih positif lagi di SMA. Karena saya kelas 9 udah mau SMA, jadi saya berharap bisa untuk berkembang lebih jauh lagi," tutur Firra.

Kunjungan ke Rusia mendatang bakal menjadi pengalaman perdana Firra melangkah ke luar negeri. Meski demikian, rekam jejak prestasinya di dalam negeri tercatat cukup aktif. Ia pernah mengikuti Bina Talent Indonesia, sebuah pelatihan koding dan kecerdasan artifisial selama 7 hari yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Politeknik Negeri Jakarta.

"Kebetulan saya daftar Bina Talenta ini dan saya setelah mengikuti tahap online-nya, tahap online itu kita harus kayak zoom-zoom. Kita ikutin zoom, kita ngerjain tugas dari dosen juga. Terus karena Firra salah satu peserta paling aktif di Zoom itu di kelas Firra, jadi Firra diterima untuk tahap lanjutnya yang offline, yang fully funded oleh Kemendikdasmen," lanjut Firra.

Ketertarikan pada bidang internasional serta aktivitas kerelawanan menjadi dorongan utama bagi Firra untuk terus berprestasi. Ia juga menaruh harapan besar dapat melanjutkan jenjang pendidikan tingginya di luar negeri pada masa mendatang.

"Saya pengen meraih prestasi sebanyak mungkin di umur saya yang masih muda ini, karena we're only young once," ujar Firra.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed