Pelatih Jepang Siapkan Strategi Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Jepang bersiap menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Texas. Pertandingan penentu ini akan berlangsung pada Selasa (30/6) mulai pukul 00.00 WIB.
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu menegaskan langkah antisipasi tinggi jika laga harus diselesaikan lewat drama adu penalti. Langkah ini diambil demi menghindari memori buruk pada turnamen edisi sebelumnya.
Berikut adalah jadwal dan detail pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat:
| Pertandingan | Jadwal Kickoff (WIB) | Stadion Lokasi |
|---|---|---|
| Brasil vs Jepang | Selasa, 30 Juni 2026 (00.00) | Stadion Houston |
| Jerman vs Paraguay | Selasa, 30 Juni 2026 (03.30) | Stadion Boston |
Perubahan Penentuan Eksekutor Penalti
Moriyasu tidak ingin mengulangi kesalahan fatal saat Samurai Biru disingkirkan Kroasia pada babak 16 besar Piala Dunia 2022. Ketika itu, tiga penendang Jepang gagal mengeksekusi penalti.
"Kali ini, ketika momen adu penalti tiba, saya ingin memutuskan urutan penendang daripada membiarkan pemain secara sukarela seperti terakhir kali," kata Moriyasu, Senin (29/06/2026).
"Saya rasa saya akan membuat keputusan dan menentukan siapa yang akan menendang," ujar Moriyasu menambahkan, Senin (29/06/2026).
Ambisi Besar dan Absennya Takefusa Kubo
Jepang datang ke turnamen ini dengan target menembus partai final untuk pertama kalinya. Modal berharga telah dikantongi lewat kemenangan atas tim besar seperti Jerman, Spanyol, dan Inggris.
Selain itu, Jepang pernah mengalahkan Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti dengan skor 3-2 pada laga persahabatan di Tokyo, Oktober 2025.
Namun, kekuatan Jepang dipastikan berkurang akibat absennya pemain bintang Takefusa Kubo yang mengalami cedera saat fase grup.
"Dia tidak ikut serta dalam latihan bersama dan hanya melakukan latihan individu. Dia tidak akan bermain dalam pertandingan melawan Brasil. Kami ingin dia pulih dengan cepat seperti keinginan dia sendiri," ujar Moriyasu, Senin (29/06/2026).
Moriyasu tetap optimis dan berharap status sebagai tim non-unggulan justru memicu motivasi anak asuhnya untuk menumbangkan raksasa Amerika Latin tersebut.
"Dalam waktu dekat, kami yakin bisa menang dan kami yakin kami memiliki peluang tersebut. Bahkan, untuk Piala Dunia kali ini. Beberapa orang mengatakan Jepang, akan menjadi kuda hitam dan kami akan bermain dengan mengingat hal tersebut," tegas Moriyasu, Senin (29/06/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow