Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus Korupsi MBG

Smallest Font
Largest Font

Pengajuan diri sebagai justice collaborator dilakukan oleh mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis tahun 2025-2026 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026).

Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung sejauh ini telah menetapkan lima orang tersangka dalam perkara tersebut. Selain Sony Sonjaya, nama lain yang terseret meliputi mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, serta Asep Yusuf Soemantri dan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono.

Langkah hukum untuk menjadi saksi pelaku yang bekerja sama ini diambil Sony Sonjaya melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, yang menyerahkan permohonan resmi kepada Jampidsus pada Senin (8/6).

Berdasarkan laporan ANTARA, Sony Sonjaya menilai dirinya dijadikan pihak yang paling bertanggung jawab atas manipulasi lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, padahal tindakan tersebut didasari oleh tekanan dari pihak lain.

"Artinya bahwa selama ini dia dipojokkan bahwa dia adalah yang menjual titik-titik dapur, dia yang menjual, dia yang mempermainkan dapur-dapur itu. Padahal menurut Pak Sony bahwa beliau dalam tekanan, ada atensi," ungkap Krisna Murti, Kuasa Hukum Sony Sonjaya.

Krisna Murti menegaskan bahwa kliennya bersedia membeberkan secara terbuka aktor-aktor utama yang mengendalikan praktik tersebut ketika proses persidangan berlangsung.

"Diatensi oleh nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti sendiri gitu. Beliau sampaikan nanti di persidangan. Bahwa beliau tuh ditekan, bahwa otaknya tuh bukan beliau gitu.

Bahwa jangan disangkakan jual dapur-dapur itu adalah beliau. Gitu doang pertimbangannya itu kemarin," kata Krisna Murti, Kuasa Hukum Sony Sonjaya menambahkan.

Sebelumnya, Sony Sonjaya tiba di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung pada Kamis pagi pukul 09.24 WIB dengan mobil tahanan sambil membawa buku catatan serta pulpen, sementara Krisna Murti telah sampai lebih awal pada pukul 09.18 WIB.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed