Keributan Pecah Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Paredes Diusir Wasit
Timnas Spanyol memastikan diri sebagai juara dunia baru setelah mengalahkan Argentina pada laga final Piala Dunia 2026. Pertandingan penentu ini berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu.
Gol tunggal kemenangan La Roja dicetak oleh Ferran Torres pada babak extra time di New York New Jersey Stadium (Stadion MetLife), Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Keributan dan Kartu Merah Akhir Laga
Pesta kemenangan Spanyol sempat diwarnai insiden panas antarpemain setelah peluit panjang berbunyi. Keributan pecah di tengah lapangan yang melibatkan gelandang Argentina, Leandro Paredes, hingga berujung pengusiran oleh wasit.
Leandro Paredes menerima kartu merah langsung akibat terlibat aksi provokasi dan dugaan pemukulan. Hukuman ini membuat Argentina menyudahi laga dengan total dua kartu merah sepanjang pertandingan.
Sebelum insiden tersebut, Enzo Fernandez sudah lebih dulu diusir keluar lapangan pada menit ke-90+3. Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsi.
Berikut adalah rincian sanksi kartu yang diterima oleh para pemain dalam pertandingan final tersebut.
| Pemain | Tim | Menit Kejadian | Jenis Pelanggaran / Sanksi |
|---|---|---|---|
| Enzo Fernandez | Argentina | 90+3 | Kartu Kuning Kedua (Pelanggaran) |
| Leandro Paredes | Argentina | Pasca-Laga | Kartu Merah Langsung (Provokasi) |
Kecaman Eks Penyerang Inggris
Tindakan tidak sportif Leandro Paredes di atas lapangan hijau langsung menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk dari mantan penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer.
"Paredes melepaskan dua atau tiga pukulan ke arah wajah seseorang. Tidak ada tempat untuk hal seperti itu," ujar Shearer, dikutip dari BBC Sport, Senin (20/7/2026).
Menurut Alan Shearer, emosi karena menelan kekalahan di partai puncak memang sangat menyakitkan, namun para pemain profesional harus tetap menunjukkan sikap respek dan menerima hasil akhir.
"Kami tahu betapa berartinya pertandingan ini bagi mereka dan kami tahu betapa sakitnya kalah, tetapi ada cara untuk kalah," ucapnya, Senin (20/7/2026).
Dominasi La Roja dan Akhir Era Messi
Spanyol tampil sangat dominan sepanjang jalannya laga final ini. Skuad asuhan La Roja unggul secara signifikan dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang berbahaya ke gawang lawan.
Keberhasilan ini melengkapi dominasi sepak bola Spanyol di kancah global. Pencapaian ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi federasi sepak bola mereka di panggung internasional.
| Kategori Statistik | Spanyol | Argentina |
|---|---|---|
| Status Akhir | Juara Dunia 2026 | Runner-up |
| Jumlah Gelar Pria | 2 Kali | 3 Kali |
| Gelar Juara Pria & Putri | Tim Pertama Pemegang Kedua Gelar | Belum Menyamai |
Kekalahan ini memaksa Argentina gagal mempertahankan gelar juara bertahan yang sebelumnya mereka raih pada edisi Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kapten Argentina, Lionel Messi, tampak terduduk lesu di lapangan setelah laga usai. Momen emosional tersebut disinyalir menjadi penampilan terakhir sang bintang di panggung tertinggi Piala Dunia 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow