Spesialis Urologi Ingatkan Waspadai Gejala Gangguan Saluran Kemih
Spesialis urologi dari Bethsaida Hospital, dr Boyke Budiman Sumantri, SpU, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap gejala gangguan pada saluran kemih dan ginjal, terutama saat buang air kecil mengalami keluhan seperti nyeri dan perubahan warna urine.
Menurut dr Boyke, jika proses buang air kecil berlangsung normal tanpa keluhan, itu menandakan kondisi tubuh yang sehat. Namun jika terdapat perubahan warna, bau, atau rasa sakit saat kencing, itu bisa menjadi tanda adanya masalah serius.
Gejala utama yang perlu diwaspadai antara lain perubahan warna dan bau urine yang tidak biasa, nyeri dan anyang-anyangan, demam yang menandakan infeksi, serta nyeri colic di pinggang yang menjalar hingga ke saluran kemih bagian bawah.
Penjelasan dr Boyke menyoroti rasa nyeri colic di pinggang yang sering kali merupakan tanda batu ginjal yang bergerak turun di dalam saluran kencing (ureter).
"Sampai pada saat batu itu tidak bisa turun karena dia diameternya lebih besar dari saluran. Karena saluran kencing itu mengerucut. Jadi dari atas ginjal itu sekitar 8 milimeter (mm), menurun bahkan 6, 4, 3, 2, 1 mm," ujar dr Boyke.
Nyeri hebat akibat sumbatan batu ginjal tersebut bisa sangat intens hingga menyebabkan penderitanya pingsan.
dr Boyke menekankan pentingnya memilih penanganan medis yang tepat bila mengalami gejala tersebut.
"Hal ini berlaku bagi wanita dan pria. Kalau mengalami gejala tersebut, termasuk wanita, harus datang ke spesialis masalah gangguan kencing (urologi), bukan ke bagian kebidanan," tegasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow