Suhu Udara Dataran Tinggi Dieng Anjlok Sentuh 0,7 Derajat Celsius Pagi Ini akibat Fenomena Bediding
Suhu udara di Dataran Tinggi Dieng dilaporkan anjlok hingga hampir menyentuh titik beku pada angka 0,7 derajat Celsius hari ini, Minggu (19/7/2026) pagi. Penurunan suhu drastis ini memicu kemunculan fenomena embun upas atau es yang menyelimuti kawasan wisata tersebut.
Berdasarkan data Automated Weather Station (AWS) milik BMKG, penurunan suhu ekstrem di kawasan pegunungan Jawa Tengah ini terjadi akibat fenomena bediding yang melanda selama musim kemarau. Pembentukan zona dingin ini terpantau jelas melalui data Land Surface Temperature malam hari dari sensor MODIS satelit cuaca.
Fenomena visualisasi embun upas paling pekat di kawasan Kompleks Candi Arjuna terjadi pada pukul 04.00 hingga 06.00 WIB. Kristal-kristal es tersebut mulai mencair secara perlahan seiring dengan matahari yang semakin meninggi di ufuk timur.
Karakteristik Musim Kemarau Periode Terkini
Menurut prakiraan BMKG, musim kemarau pada tahun 2026 ini memiliki karakteristik yang jauh lebih kering dibandingkan dengan kondisi pada dua tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2024 dan 2025. Kondisi kekeringan tahun ini diprediksi hampir sama dengan musim kemarau yang terjadi pada tahun 2023 lalu.
Dampak Bediding di Wilayah Pegunungan Jawa
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Guruh Tjiptanto menyatakan bahwa penurunan suhu udara selama musim kemarau merupakan hal yang wajar akibat minimnya tutupan awan. Berdasarkan catatan BMKG selama 10 tahun terakhir, penurunan suhu akibat fenomena bediding ini mulai terasa sejak Juli dan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga Agustus.
Perbandingan Suhu Zona Dingin di Pulau Jawa
Fenomena penurunan suhu udara ekstrem selama musim kemarau ini tidak hanya terjadi di Dataran Tinggi Dieng, melainkan juga melanda beberapa kawasan pegunungan lain di Pulau Jawa. Berikut adalah rincian perbandingan data suhu udara di beberapa titik pengamatan BMKG:
| Lokasi Pengamatan | Suhu Terendah / Malam Hari | Kondisi Siang Hari |
|---|---|---|
| Dataran Tinggi Dieng | 0,7°C | – |
| Gunung Bromo | 3,9°C | 5°C sampai 12°C |
| Kawasan Gunung Semeru | 0°C atau lebih rendah | 5°C sampai 12°C |
| Kabupaten Malang | di bawah 19,5°C | – |
Intensitas Kemunculan Embun Upas
BMKG menjelaskan bahwa fenomena frost atau embun upas biasanya terjadi di antara rentang bulan April sampai September sepanjang musim kemarau. Karakteristik cuaca yang lebih kering pada tahun ini membuat potensi kemunculan embun racun bagi tanaman kentang tersebut menjadi lebih sering.
Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata pegunungan diimbau untuk mempersiapkan pakaian tebal guna mengantisipasi cuaca dingin ekstrem ini. Puncak musim kemarau tahun 2026 sendiri diperkirakan masih akan berlangsung pada bulan Agustus hingga September mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow