BMKG Pantau Suhu Surabaya 33 Derajat dan Fenomena Bediding Malang

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan suhu udara di Kota Surabaya menyentuh 33,0 derajat Celsius sementara wilayah Malang Raya mengalami fenomena bediding pada Jumat, 24 Juli 2026. Kondisi cuaca di Surabaya menempatkan kota tersebut di peringkat ketujuh wilayah terpanas nasional, dengan kelembapan udara rata-rata 56 persen dan langit cerah pada siang hari menurut data BMKG. Berdasarkan reanalisis iklim ERA5, suhu 33,0 derajat Celsius di Surabaya masih tergolong wajar dibandingkan rekor terpanas 38,2 derajat Celsius yang pernah tercatat pada 26 Oktober 2023.

Data historis selama 87 tahun menunjukkan rata-rata suhu harian di Surabaya cenderung melandai dari 27,0 derajat Celsius pada tahun 1940 menjadi 26,7 derajat Celsius pada tahun 2026.

Sementara itu, wilayah Malang Raya didominasi cuaca cerah hingga berawan dengan penurunan suhu signifikan atau bediding akibat aliran angin kering dari Australia dan minimnya tutupan awan. Kota Malang mencatat suhu minimum antara 15 hingga 17 derajat Celsius pada dini hari, sedangkan suhu maksimum di siang hari diprediksi mencapai 27 derajat Celsius.

Kondisi lebih ekstrem terjadi di Kota Batu yang mengalami kabut tebal dengan suhu udara mencapai 14 hingga 15 derajat Celsius pada dini hari hingga pagi hari. BMKG juga mengeluarkan peringatan waspada angin kencang di wilayah Malang Raya akibat penguatan Monsun Australia serta gelombang laut kategori sedang di perairan selatan.

Kecepatan angin di pesisir selatan dilaporkan berkisar 15-18 knot dengan potensi peningkatan mendadak hingga 28 knot, sementara ketinggian gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Di kawasan pegunungan seperti Bromo dan Semeru, suhu pada malam hari diprakirakan anjlok hingga di bawah 8-10 derajat Celsius sehingga pendaki diimbau menggunakan perlengkapan thermal. Fenomena udara kabur juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Malang zona tengah dan utara akibat partikel kering yang melayang di atmosfer dengan jarak pandang terbatas antara 1 hingga 5 kilometer.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed